Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dihamili Kakaknya, Dicintai Adiknya

Dihamili Kakaknya, Dicintai Adiknya

Nina menerima berbentuk bulat itu kemudian mencium aromanya sebelum mulai memakannya. Riyon menatap Nina dengan senyuman yang ia sendiri tak menyadarinya. Ia meminta bantuan teman, agar membuat pohon sawo Nina seolah berbuah, memintanya membuatnya se-real mungkin. Kenapa hanya satu? Jika banyak, tentu akan tak masuk akal. Jika hanya satu, ia bisa beralasan Nina melewatkannya waktu itu karena berada di antara lebatnya daun. Nina terdiam saat buah manis itu masuk ke dalam mulutnya. Ia mengunyahnya perlahan dan menyadari sesuatu. Rasa dari buah itu berbeda dari biasanya, meski sama-sama manis.
892 viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang nail art buah
Read
+Library
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

Namun, sepertinya kali itu ia lebih berselera melihat buah segar, dari pada makanan berminyak. Di antara beberapa jenis buah yang ada di dalam, entah mengapa rona merah strawberry itu seperti memanggil-manggil untuk dicicip. Nayla menarik wadahnya dari dalam kulkas dan menunjukkan pada sang ibu. “Punya Nara.” Sang Ibu menjawab. “Katanya mau bikin selai isian bomboloni.” “Kok nggak jadi dibikin?” Nayla bertanya sambil melihat-lihat isi laci kulkas yang lain.
102.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 72 Beses bilang nail art buah
Read
+Library
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

keluhnya. “Bu Amerta suka buah dan chiffon cake, mungkin Mbak bisa beli salah satunya sebagai buah tangan.” Nania menoleh pada Nadia dan tersenyum tipis. “Di sepanjang ruko ini ada yang jual buah dan kue, siapa tahu Mbak mau lihat-lihat.”
9.99.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 187 Beses bilang nail art buah
Ipakita ang mga Review (35)
Read
+Library
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Basahin ang Lahat ng Review
Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Sial! “Eh, ayo, dimakan. Ini puding buah paling enak, deh. Cobain deh. Tuh, lihat! Buah-buah segar berjejer di dalamnya,” kata Kikan antusias sembari mengambil sepotong puding berwarna bening dengan potongan ragam buah di dalamnya. Ada stroberi, kiwi, nanas, sampai plum. Kelihatannya sangat segar. Cocok untuk mendinginkan kepala yang tengah panas.
1065.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang nail art buah
Read
+Library
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

Begitu duduk di kursi empuk warna pastel, seorang desainer kuku datang membawa katalog tebal berisi puluhan model nail art eksklusif. “Ini pilihan terbaru kami, Bu Ziva. Ada tema bunga, baby pink collection, sampai desain royal touch.” Ziva membuka halamannya perlahan, matanya langsung berbinar. “Wah, ini lucu banget… tapi kayaknya kuku aku gak cocok kalau kebanyakan glitter. Aku gak mau dibilang mau kondangan tiap hari.” Desainer itu tersenyum kaku. “Hehe, kalau gitu bisa yang lebih lembut, Bu. Motif awan misalnya.”
102.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 80 Beses bilang nail art buah
Read
+Library
SUKRAMANGALA

SUKRAMANGALA

Andrew tak mengalihkan tatapan kedua bola netranya pada Sandra yang sedang menatap potongan buah-buahan di dalam mangkuk dengan mulutnya yang sedang sibuk mengunyah. Sandra melenggut menikmati sembari mengangkat tatapannya. “Buah naga, mangga dan melon. Semua buah ini adalah buah kesukaanku juga. Aku juga memotong dan menggabungkannya di dalam satu mangkuk yang sama.”
105.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 207 Beses bilang nail art buah
Read
+Library
Saat Hati Harus Kembali Terbagi

Saat Hati Harus Kembali Terbagi

"Ini juga ada salad buah sama puding buah. Titipan Aluna buat kamu, katanya makan banyak buah bisa ngontrol rasa mual." Nayma langsung menghentikan kunyahannya, dia melirik kearah Hanan dan salad buah yang ada diatas meja bergantian. "Apa?! Ja–di ... kamu membeli ini dari toko milik Aluna?" pekik Nayma tak percaya. "Eh? Eum ... a–nu, Yank. Sebenarnya–"
9.828.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 663 Beses bilang nail art buah
Read
+Library
CATATAN UNTUK SENJA

CATATAN UNTUK SENJA

lanjut Aura membuat Senja memandangnya. "Maksudnya apa?" tanya Senja tanpa berekspresi. "Iya, kamu lihat sendiri aja. Isinya buah naga, dan ini kelihatan segar." Senja memalingkan pandangannya, ia berusaha untuk tidak tergoda. Akan tetapi, Aura terus saja menggoda Senja. "Ini enak loh, Ja. Buah naganya juga merah, dan banyak banget." "Aura! Senja, nggak mau."
105.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 175 Beses bilang nail art buah
Read
+Library
GAIRAH MASA LAJANG

GAIRAH MASA LAJANG

tutur Dola. “Baik Nyonya.” Bi Lastri pun mencari karton di ruangan belakang, lalu membawanya ke depan dan memasukan buah-buahan yang tadi dibeli Dola di toko buah. Buah-buahan itu berupa apel dan anggur, yang kebetulan kedua jenis buah-buahan itu tidak ada di desa ku, kalaupun ada di pasar-pasar itupun dibeli dengan harga yang mahal. *****
1034.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang nail art buah
Read
+Library
TERJERUMUS TEMAN KOS

TERJERUMUS TEMAN KOS

Apel Malang yang berkilauan, anggur hijau Probolinggo yang menggoda, salak pondoh Sleman yang aromanya tercium nikmat menusuk-nusuk hidung, buah naga Banyuwangi yang terkenal dengan asam manis dan kesegarannya. “Lu mau yang mana?” tanya Zeline pada Alana. Alana mengerutkan kening, menatap berbagai jenis buah di depannya yang tertata rapi di atas meja dengan lampu dan cermin di atasnya. “Ah, gua paling bingung kalau suruh milih.” “Iya bener sih,” jawab Zeline. “Gua salah lagi dong. Lu kan jagonya kalau suruh makan yak.”
105.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 109 Beses bilang nail art buah
Read
+Library
PREV
1
...
345678
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status