Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

Café Lumière–begitu nama yang Giselle lihat di papan signage saat mereka masuk ke dalam. Tempat ini jika dibandingkan dengan chain restaurant di beberapa blok lantai ini jelas terlihat lebih kecil. Tapi Giselle langsung jatuh hati ketika pertama kali masuk. Wangi pastries yang menyeruak hangat, ditambah dengan wangi kopi yang kuat membuat suasananya terasa seperti kafe di Paris yang berjejer di pinggir jalan. “Ini kafe baru ya, Mas? Kok aku baru tahu ada kafe lucu seperti ini,” tanya Giselle diselipi dengan rasa takjub.
1029.7K viewsCompletedAdded to Library 831 Times as nama cafe lucu
Read
+Library
PACAR TARUHAN

PACAR TARUHAN

ujar Rian membuat Vanka tersenyum takjub. "Keren ya, lo, punya cafe." Rian tersenyum. "Bukan gue yang punya cafe ini, tapi bokap gue." "Mau bokap lo atau siapa kek, tetap aja ini cafe punya lo juga." "Btw, lo makin cantik aja, ya," puji Rian. Vanka tersenyum sipu. "Bisa aja lo." "Ekhem," deham Lintang membuat keduanya menoleh pada Lintang.
9.7138.6K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as nama cafe lucu
Show Reviews (54)
Read
+Library
ms huang
ceritanya bgs .... aku singgah bawa 5* kk...smangattt yaaa.... intip karyaku juga yukkk kk...judulnya KEKASIH BRENGSEKKU. hari ini up bab 18. cerita ttg hubungan toxic yang sering juga kita jumpai dikehidupan nyata. makasiii kk ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

“Astaga. Bagaimana bisa kafe yang hanya menjual minuman penuh pemanis buatan seperti ini terus beroperasi?” Sambil terus mengeluh, Ben melihat dekorasi dari kafe yang mereka masuki. Warna jingga dan cokelat menghiasi dinding, lengkap dengan gambar aneka menu minuman serta makanan penutup. Figur kelinci yang tampaknya merupakan maskot kafe ini berdiri tegap di dekat meja kasir. Tubuhnya dibalut apron layaknya seorang pelayan. Semua bagian itu membuat kafe ini terasa sangat feminin dan sedikit kekanak-kanakan.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as nama cafe lucu
Read
+Library
Jangan Bungkam Suaraku!

Jangan Bungkam Suaraku!

“Oh iya bagaimana kalau pergi ke Cafetaria?’ “Oke.” Mereka berdua kemudian pergi ke Cafetaria. Dan begitu mereka sampai di sana, beberapa orang memperhatikan mereka berdua lagi-lagi dengan pandangan mengerikan seperti itu dan dengan tegas Luci kemudian memarahi mereka karena itu mengganggu sekali. tidak lama kemudian, akhirnya mereka bisa diam. Tapi, di tempat yang berbeda orang seperti itu masih saja ada dan lagi-lagi melihat Janette dengan pandangan yang meledek. Satu minggu kemudian, Janette akhirnya mulai menyadari akan hal itu dan kemudian dia mendatangi Luci dan bertanya kepadanya dengan serius. Luci yang tengah berada di ruangan kerjanya yang tidak lain adalah sebuah kantor di salah s
5.4K viewsCompletedAdded to Library 201 Times as nama cafe lucu
Read
+Library
Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Di supermarket yang kami kunjungi, ada sebuah mini kafe yang lucu dan instagramable. Di tempat itulah aku dan Mas Hadza kini tengah duduk berhadap-hadapan sambil mengaduk cappucino dingin kami. Sedang belanjaan kami diletakkan di pojok kafe. "Mau ngomong apa, Mas?" Mas Hadza nampak gusar sekali. Ekspresi wajahnya nampak seperti kebingungan.
9.769.8K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as nama cafe lucu
Read
+Library
KUSITA HARTA SEBELUM SUAMI MENDUA

KUSITA HARTA SEBELUM SUAMI MENDUA

Jadi, bertanya apapun padanya, aku tak lagi malu. "Yang jelas bukan cafe normal seperti punyamu itu, Va. Ini cafe abnormal lah. Terlihat seperti cafe saat di luar, tapi di dalam isinya nggak jelas. Mungkin seperti itu kali yang dinamakan cafe remang-remang. Entah. Lokasinya di depan studio pemotretan Lala itu. Tak jauh dari taman Edelweis pokoknya." Aku kembali manggut-manggut. Mungkin kapan-kapan bisa ajak Mas Amran untuk lihat lokasinya. Sekadar penasaran seperti apa sebenarnya model cafe bebas yang Arumi maksud itu. Mungkinkah seperti kelab malam? Ah, entah!
10255.9K viewsCompletedAdded to Library 6.7K Times as nama cafe lucu
Read
+Library
After We Kissed

After We Kissed

katanya dan dijawab anggukan oleh Laura. Cafe bernuansa sangkar burung selalu menjadi tujuan mereka disaat menghabiskan akhir pekan. Disamping makanannya yang terkenal enak, tempatnya juga sangat nyaman. Banyak area-area spot untuk berswafoto baik bersama teman atau pasangan sembari menunggu pesanan yang dipesan datang. Ditambah lagi begitu banyak kenangan Laura yang terjadi di sini bersama Gavin. Laura menatap Gavin lekat-lekat sembari meremas lembut salah satu tangan Gavin yang bebas. Lagi-lagi Gavin mengumbar senyumnya.
9.977.1K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as nama cafe lucu
Show Reviews (94)
Read
+Library
Zahira
aku kok lebih suka gavin ya, thor. secara mereka sudah pacaran dua tahun. lalu laura minta nikah dia belum siap. mungkin dia belum cukup siap untuk menjalani pernikahan. tapi malah dicap jahat oleh laura. lalu gavin kembali, ia menerima permintaan laura untuk menikah. tetapi laura udah gak mau.
Nanoy
Sdh selesai baca. Bagus & layak bintang 5. Bbrp novel yg sdh aq baca *novelme, ini penyajian & bahasanya gk bertele2. & yg bagusnya lg, si org ke3 di novel ini gk sampai bikin PU nya celaka, Alana jahatnya gk kyk disentron2/di novel lain ^^, sm halnya dgn Gale. Logis aja.
Read All Reviews
KEMATIAN MISTERIUS KELUARGAKU

KEMATIAN MISTERIUS KELUARGAKU

Di cafe Top city, yaitu cafe yang terkenal dengan makanan enak, namun sangat murah meriah dan suasananya yang klasik dengan hiasan kayu bambu dan tanaman rambat plastik yang sangat indah. furqon dan Pangeran duduk menunggu pesanan mereka. “Pangeran, kamu harus secepatnya kembali ke Sinaboi Raya” Perintah furqon sambil menatap tajam pada pangeran.
107.4K viewsOngoingAdded to Library 281 Times as nama cafe lucu
Read
+Library
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

Perasaan jarak antara cafe dengan rumah Gita jauh enggak mungkin kan Lutfi juga memata-matai gue. "Hahh....kok lu bisa tahu sih bro? Siapa yang kasih tahu lu bro? Lu lagienggak nyadap cafe gue kan?" tanyaku buat jaga-jaga aja. Terdengar tawa keras dari Lutfi di sebrang sana, "Iya enggak lah bro ngapain gue nyadap cafe lu kagak ada kerjaan banget." ucap Lutfi sambil menahan perutnya biar enggak ketewa keras. "Gue tadi kebetulan lagi makan di cafe lu eh tiba-tiba adek gue malah ke situ. Kalau lu ga percaya liat CCTV aja bro lebih duluan siapa."
103.3K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as nama cafe lucu
Read
+Library
Artemis Hunter

Artemis Hunter

Tinggi badannya hanya mencapai bahunya. “Bagaimana pencarianmu?” Luc menarik kursi dari cafe waffle di pinggir jalan untukku. Kami tidak berniat masuk, hanya Luc yang akan ke sana memesankan waffle untuk kami. “Seperti yang kubilang, tidak berjalan begitu baik. Tunggulah!” Luc menghilang ke pintu. Aku tidak tahu dia mendapat uang dari mana untuk membeli waffle itu, tetapi begitulah Luc.
1015.9K viewsOngoingAdded to Library 555 Times as nama cafe lucu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status