Kembalinya Sang Dewa Pedang
Jalan ini memang dijuluki Jalan Kenangan, karena setiap sudutnya menyimpan kisah masa lalu—baik yang terlupakan maupun yang abadi dalam ingatan.
“Jalan ini selalu indah,” ujar Ren Hui perlahan, tatapannya menyapu deretan toko dan kedai kecil yang dipenuhi suara tawa dan obrolan. Lentera-lentera kecil berpendar di depan setiap toko, memancarkan cahaya hangat yang menghidupkan suasana nostalgia dan romantis.
Song Mingyu, yang berjalan di sampingnya, menatap kagum. “Aku tidak pernah membayangkan tempat seindah ini ada di dunia,” katanya dengan senyum lebar yang menghiasi wajahnya.
الفصول الرائجة