My Captain Pilot
Kavaleri menjawabnya dengan bangga, sembari melirik dan tersenyum kepadaku.
“Cakepnyaa, siapa yang kasih nama?” Mama memandangiku, dan aku menjawab bahwa kami berdua yang memberikan nama itu.
“Maaf ya Mama baru sempet jenguk, baru dateng dari Manado. Kamu tahulah Dis Mama sibuk ngurus perusahaan.”
“Iya nggak papa kok Ma, yang penting kan sekarang Mama udah bisa gendong cucu Mama.” Aku tersenyum, berusaha membenarkan sandaran bed rumah sakit agar lebih nyaman.
Hot Chapters