Cinta yang Salah
Kami saling mengisi cinta ini dengan sepenuh hati.
Ya, aku mencintainya, anggap saja Faniza merasakan hal yang sama. Buktinya dia mau berhubungan lebih intim denganku. Bagiku itu adalah bukti yang sangat valid. Tidak peduli saat dia melakukan pekerjaan sampingannya, mungkin melakukan hal yang sama seperti ini, tetapi itu hanya untuk uang yang jumlahnya lebih besar. Bukan seperti saat denganku, dia tak meminta bayaran sepeser pun.
“Dan … tunggu dulu. Kamu harus pakai pengamannya. Aku nggak mau hamil karena kecerobohanmu. Kita harus main aman. Aku masih butuh pekerjaanku, Dan.”
Hot Chapters