Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jurang Cinta Tuan Muda

Jurang Cinta Tuan Muda

Sayangnya permohonan Bella tidak didengar, bahkan Damian kembali menyentuhnya keesokan paginya. "Ini sangat tenang, meski rasanya mencekik hingga kesulitan bernapas. Burung itu telah lepas, tapi sayapnya memiliki luka." Bella ambruk, matanya perlahan menutup sebelum mengatakan bahwa hari esok hal indah akan masuk mewarnai hidupnya.
10550 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai narrative text roro jonggrang
Baca
+Pustaka
Dijatah Tiga Minggu Sekali

Dijatah Tiga Minggu Sekali

Batin Exel. Ia menekan kontak Probo. Menunggu beberapa saat, panggilannya terputus dengan sendirinya karena lama tidak diangkat. Exel tidak mau menyerah, ia kembali menekan kontak Probo. "Halo, selamat siang, Pi. Saya mau ngabarin kalau Roro sedang di ruang tindakan. Roro keguguran, Pi." "Halo, haruskah saya ucapkan innalilahi atau Alhamdulillah untuk kabar ini?"
1012.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai narrative text roro jonggrang
Baca
+Pustaka
Sang Pelindung Turun Gunung

Sang Pelindung Turun Gunung

Ia menceritakan seluruh kejadian yang berkaitan dengan Drake Bernard. Di luar dugaan Marcus, Victoria tidak ketakutan sama sekali. Justru matanya berbinar penuh semangat. “Wow, kamu luar biasa sekali! Sudah tahu itu sarang naga dan gua harimau, tapi tetap pergi sendirian. Kamu seperti Jenderal Besar di zaman kuno, masuk ke wilayah musuh seorang diri, menebas pemimpin musuh, lalu pergi dengan tenang, dikepung ribuan prajurit, tapi tak satu pun berani menyentuhmu…”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai narrative text roro jonggrang
Baca
+Pustaka
Giok Langit

Giok Langit

Sembari memesan makan untuk mengisi perut pagi itu, obrolan yang dijanjikan pun dimulai. Long Wei menceritakan secara singkat bagaimana dia bisa sampai di desa Cin Wu. Dari yang hanya mengikuti perahu rombongan murid-murid Taring Naga, bertempur di desa milik Gu Peng, melewati desa Hartawan Tung sampai proses penyelidikan di desa Cin Wu. Tak lupa pula dia menceritakan tiga orang sakti bersenjata dayung yang berjuluk Raja Perahu, lalu Cu Lim yang ternyata antek-antek Zhu Ren dan telah kabur, kemudian kakek berambut tipis yang tewas di tangan Shu yang sampai kini tidak ia ketahui namanya. “Ah, jadi kau menyusup ke tempat itu mengikuti Cu Lim?”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai narrative text roro jonggrang
Baca
+Pustaka
Gadis Malam Penakluk CEO Dingin

Gadis Malam Penakluk CEO Dingin

Dengan penuh amarah yang terpendam, dia akhirnya duduk kembali di kursinya, meskipun dalam hatinya, kebencian terhadap Elora semakin membara. Setelah makan malam, suasana di rumah itu masih tegang. Jonas pergi keluar untuk mengurus beberapa hal, meninggalkan Rini dan Elora berdua. Ini adalah momen yang Rini tunggu-tunggu, kesempatan untuk berbicara dengan Elora tanpa gangguan. Rini mendekati Elora, menatapnya dengan tajam. "Siapa kau sebenarnya, Jalang? Aku penasaran dengan nama belakangmu... Yugev. Kau siapanya Yugev?"
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai narrative text roro jonggrang
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

"Pengacara? Kau naif, Nona. Aku ingin Naga Kecil itu. Dia mengambil uangku, dan dia membunuh rencana besarku di Jakarta. Kau, Nona, adalah tiket pulangku ke Utara." Javier memberi isyarat pada dua anak buahnya. Mereka berjalan mendekati Aruna. Aruna, sambil mempertahankan kontak mata dengan Javier, secara diam-diam menjatuhkan sebuah gantungan kunci yang memantulkan cahaya dari lampu pijar yang tergantung tinggi. Sinyal visual telah dikirim. "Tuan R akan menghancurkanmu. Kau tidak tahu siapa yang kau hadapi," ancam Aruna.
10894 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai narrative text roro jonggrang
Baca
+Pustaka
Mahkota Yang Terenggut

Mahkota Yang Terenggut

Beberapa hari kemudian Senja telah tiba di atas teras restoran atap yang menghadap ke kota, menyuguhkan pemandangan langit yang berwarna oranye lembut dan awan yang tersapu angin. Di antara rangkaian lampu temaram dan meja yang disusun rapi dengan hiasan bunga mawar merah muda, Andro menunggu dengan hati yang berdebar. Ia mengenakan jas hitam elegan, namun dalam matanya terpancar ketulusan dan keberanian yang tak terlukiskan.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai narrative text roro jonggrang
Baca
+Pustaka
Istri Tangguh si Tuan Arogan

Istri Tangguh si Tuan Arogan

"Benar. Seperti cerita pada novel romantis, tokoh utama yang menikah karena perjodohan pastilah merasa malu-malu di malam pertama, pihak pria akan gengsi untuk memulai, sedangkan wanita merasa belum siap. Maka mereka akan menunggu hingga sang pria mabuk dan ... Boom, olahraga menunggang kuda dimulai." Gama memukul wajah Ace dan Ragen menggunakan map di tangannya. "Singkirkan bayangan istriku dari pikiran kotor kalian!" "Maaf," ucap kedua pria itu serempak. Nolan menggelengkan kepalanya. .... "Anda terlihat begitu terburu-buru, Nyonya. Apakah ada sesuatu yang penting?" Rea bertanya setelah jarak mereka dengan pintu ruangan Gama sedikit jauh.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai narrative text roro jonggrang
Baca
+Pustaka
SKANDAL PUTRI SAH PRESIDEN

SKANDAL PUTRI SAH PRESIDEN

Tanpa sadar air mata mengalir di pipinya. Fendi yang melihat itu, menepuk bahu Bora. Anak kecil yang hanya bisa bergantung pada seekor anjing, seketika dihujat oleh banyak orang yang tidak tahu cerita yang sebenarnya. "Kamu masih punya aku, jangan takut." Bora tersenyum tipis. "Aku tidak takut, aku hanya sedih. Kenapa ada begitu banyak orang yang berusaha menjatuhkan aku?"
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai narrative text roro jonggrang
Baca
+Pustaka
Kissing Partner Sang Tuan Muda

Kissing Partner Sang Tuan Muda

tukas Bara lalu menutup telpon itu. Kini tinggallah Jai dan Max yang hanya bisa saling pandang di depan kolam renang Bara sambil memikirkan bagaimana cara nya membuat ada ranjang permanen di tengah kolam itu tapi tidak terlihat permanen, terlihat terapinya. "Jai, kini aku tahu perasaan Bandung Bondowoso saat Roro Jonggrang memberinya syarat dengan membuat seribu candi dalam satu malam." Ujar Max lirih.
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai narrative text roro jonggrang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status