Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ujung Koridor

Ujung Koridor

Bagaimana bisaaa? "Yaudah cepet manjat." perintah Alvin. Dikira manjat itu gampang apa yah. Apalagi tembok tinggi+gada tangga. Setelah berdiskusi cukup lama, Airin akhirnya mau memanjat tapi dibantu Alvin. Yah logika aja, Airin yang notabenenya pendek mana bisa naik tanpa bantuan. Airin mulai menaiki bahu Alvin, jujur Airim sangat takut. Bagaimana jika nanti ia jatuh??
102.9K viewsOn holdAdded to Library 77 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Deceitful Love

Deceitful Love

Ia tak menyangka akan bertemu lagi dengannya di depan indekos pula. "Kenalin, aku Johansen Aritonang. Kamu?" "Aritonang? Hey, pariban kita!" seru Rosa, senang. Ia meninju lengan atas Jo. Tidak bertenaga, tetapi mampu menggoyahkan tubuh Jo yang sedang tidak siap. Tubuhnya sedikit terdorong akibat tinju tadi. "Sial! Pariban?" rutuk Jo, dalam hati. Rosa memperkenalkan namanya kepada Jo. "Aku, Rosanna boru Jung."
103.1K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi

Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi

Aku tidak berusaha mencairkan suasana seperti biasanya, hanya diam menatap keluar jendela. Bobby merangkul bahuku. "Samuel masih anak-anak, dia belum mengerti apa-apa. Jangan kamu masukkan hati." Begitu dia menyentuhku, rasa sakit yang hebat menjalar dari bahu. Tubuhku sedikit gemetar. Aku pun menggeser tangannya dengan lembut lalu berbisik, "Oke." Setibanya di Taman Sakura, kami turun dari mobil. Taman Sakura terkenal dengan pemandangan alamnya. Pohon sakura ada di mana-mana, daun-daunnya yang rimbun menutupi langit.
9.8K viewsCompletedAdded to Library 304 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Terjebak di Ranjang Panas Tuan Gama

Terjebak di Ranjang Panas Tuan Gama

"Kamu juga yang bikin hidup aku kayak gini, kamu yang suka ngancam-ngancam aku. Jelas aja aku nggak terima kalau diginiin. Pokoknya aku harus boleh keluar rumah, aku nggak mau dikekang, aku juga udah janji sama kamu nggak bakal bocorin rahasia ini, nggak bakal koar-koar kalau aku sebenarnya istri simpanan kamu. Boleh nggak boleh aku tetap mau pergi sesuka hatiku, titik!" Gama terpesona dengan kalimat panjang Bunga, menurutnya ini adalah kalimat terpanjang wanita itu selama perbincangan mereka. "Nggak bisa, Bunga. Nyawamu bisa terancam, tolong kali ini dengerin kataku, please." Kalimat Gama terdengar memohon. Terancam? Apa maksud Gama?
6.6K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

Suasana sarapan pagi di apartemen berubah menjadi medan pertempuran ego yang baru. Aroma roti panggang tidak mampu mencairkan ketegangan di antara mereka. Sinar matahari yang menembus jendela retak akibat insiden semalam hanya mempertegas bayang-bayang kelam yang menggantung di ruang tengah. Meja marmer itu kembali menjadi saksi bisu dua manusia yang saling mengunci pandangan dengan keras kepala.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Perjalanan Sang Perukiyah

Perjalanan Sang Perukiyah

Dia pun mengajak Ken dan Sumi bersembunyi di balik pohon yang ditumbuhi sedikit semak-semak sembari mengawasi apa yang dilakukan Agus. Salah satu laki-laki yang bersama dengan Agus tampak membakar dupa. Lalu, meletakkannya di sebuah nampan bersama dengan kembang tujuh rupa, satu gelas kopi dan teh pahit, telur satu butir telur ayam kampung, dan Agus meletakkan kain putih berisi janin calon anaknya yang keguguran itu. Mbah Moyo mulai membaca jampi-jampi. Lalu, Agus berkata, "sesuai dengan perjanjian awal, saya datang ke sini dengan menyerahkan persembahan janin anak saya, Mbah ...."
1.4K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Cerita Cinta Sang Janda Muda

Cerita Cinta Sang Janda Muda

"Aku akan mengganti pakaianku dulu." *** Bram dan aku berjalan menyusuri pantai berpasir putih yang tidak terlalu ramai. Ada sekumpulan anak-anak kecil mencari kerang, ada gerombolan remaja menari sambil merekam video, ada ibu-ibu yang berkumpul sambil bercerita. "Aku mengerti kenapa kau memilih untuk tinggal di sini. Semua terasa lambat dan menenangkan," ucap Bram memecah kesunyian kami.
8.8K viewsOngoingAdded to Library 289 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

ujar roh meninggikan suara, ia juga tertawa dengan cukup senang. Tawanya menggelegar bagai petir. Karena ia adalah bagian dari Gua Abadi, sehingga tempat ini sempat bergetar sama persis ketika mereka mulai bertarung sebelumnya. "Kurang ajar, bisa-bisanya aku dipermainkan."
4.5K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Belang si Janda Kembang

Belang si Janda Kembang

sahut si tomboy setelah lama terdiam. Tanpa memberi komentar sepatah kata pun Amy membaringkan badannya, perjalanan dari Jakarta menuju Cipanas dengan motor cukup membuatnya lelah dan mengantuk. “Selamat malam, De. Selamat istirahat,” ucap Amy sebelum menutup mata. “Malam,” sahut si tomboy datar.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

Usai menemui gerombolan Pring Wulung, Kebo Mudarang kembali ke Gelang-Gelang dengan perasaan lega, Tugas dari Jayakatwang telah dilaksanakan dengan baik. ****** Wirota dan teman-temannya Wiragati, Nandi, Jaran Bangkal dan Windan, malam itu baru saja pulang dari rumah Gajah Pagon yang mengundang mereka minum tuak di rumahnya sambil berbincang membicarakan situasi negara saat itu. Pulang dari Rumah Gajah Pagon, mereka berjalan melewati jalanan sepi di dalam kompleks kraton. Tiba-tiba dari kejauhan tampak sebuah bayangan berkelebat. Wirota tertegun
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 742 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status