Tak Ada Obat Penyesalan
“Tetapi, aku sarankan tidak usah kamu lakukan, kamu telah membuat keributan besar tentang masalah kita, aku pun sudah malu banget. Mengenai pernikahan, aku masih mau pertimbangkan, tidak ada gunanya memohon kepada siapa pun.”
Matanya penuh dengan rasa jijik dan penghinaan.
Sama seperti di kehidupan sebelumnya, cintaku tidak pernah membuatnya tergerak.
Aku menarik napas dalam-dalam dan berkata dengan tenang, “Emangnya ini ada hubungannya denganmu? Kakek Sumito yang memintaku untuk datang ke sini, dia sendiri yang akan mengadakan pesta ulang tahun untukku besok.”
Hot Chapters