Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia di tepi sungai

Rahasia di tepi sungai

Semalam aku pulang jam 4 pagi setelah salah satu orang yang tengah meronda memergokiku tergeletak di atas rumput, tertidur. Alhasil, aku pulang dengan banyak bintik-bintik bekas gigitan nyamuk di sekujur lengan dan kakiku. Untungnya Kakek dan Nenek tidak menyadarinya dan memilih untuk terus melanjutkan aktivitas mereka masing-masing. Knock!
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai night's edge
Baca
+Pustaka
Hot Night With Boss

Hot Night With Boss

jawab Nicholas, Sekretaris Stevano. "Hubungan semalam? Apa itu namanya, yang biasa dipakai anak zaman sekarang itu loh," kata Stevano berusaha mengingat. "One night stand, Pak. Anak muda zaman sekarang menyingkatnya menjadi ONS," jawab Nicholas. "Ya, itu maksduku. Apa mereka melakukan itu? Lantas bagaimana dengan perempuan bernama Yuki itu? Tidak meminta Cristopher bertanggung jawab begitu?" tanya Stevano lagi.
1060.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai night's edge
Baca
+Pustaka
AFTER ONE NIGHT STAND

AFTER ONE NIGHT STAND

Leher Karmila yang jenjang mulus tak luput dari sergapan nakal bibir dan lidah Nadio. Desahan Karmila semakin membangkitkan libido Nadio. Blus berleher rendah memudahkannya menikmati kulit mulus Karmila. Kancing kemeja Nadio dibuka satu persatu oleh Karmila, sembari mendesah karena sergapan usil Nadio di atas dadanya yang mulai terbuka.
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 539 kali sebagai night's edge
Baca
+Pustaka
Unexpected Night

Unexpected Night

Dua orang terpaut usia yang jauh tetapi satu darah berada didalam dirinya dan satu kalimat yang selalu ia ingat saat mendengar suara berat dan serak itu adalah. “Let me be your nightmare every night.” Arlene berteriak, langsung membuka mata dengan keringat memenuhi keningnya. Napasnya terengah-engah, ia bangun dan melihat ke sekeliling, saat itu juga Arlene membuang napas lega sembari memegangi dada menyadari bahwa itu hanyalah sebuah mimpi buruk. Arlene menyandarkan tubuh ke kepala ranjang, menetralkan napas karena semalam setelah ia pulang dari pameran itu, Arlene benar-benar tidak bisa tidur walaupun sudah meminum obat tidurnya hingga pukul empat pagi dan akhirnya ia pun terpejam berakhir
9.7121.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai night's edge
Baca
+Pustaka
One Night To Forever

One Night To Forever

Pria itu menaikkan alisnya, meminta Sherly mengulangi ucapannya karena tidak jelas di pendengarannya. Sherly tersenyum kecil. “Gue Sherly. Nama lo siapa?” tanya Sherly. Pria itu justru mengurai tawa kecil. “Pernah dengar tentang one night stand, nggak?” “One night stand?” “Ya, sebuah romansa satu malam. Ciptakan satu malam yang indah, dengan orang yang indah, di tempat yang indah. Hanya untuk malam ini, hanya di tempat ini. Setelah itu, lupakan. Kamu mau?”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai night's edge
Baca
+Pustaka
(Not) One Night

(Not) One Night

Dia akan meminjam piyama milik Zara. Alan berdecak kesal mengingat itu. Padahal dia sudah membayangkan akan melihat Evelyn dengan gaun tidurnya yang seksi lagi malam ini. Menyebalkan sekali rasanya karena malam ini dia tak bisa tidur bersama dengan Evelyn. Dan itu semua gara-gara keponakannya sendiri. Walau hanya malam ini saja, Alan tetap merasa keberatan. Dia sudah terbiasa dengan kehadiran Evelyn di setiap malamnya. Dia sudah terbiasa tidur memeluk wanita itu setiap malam. Jelas akan ada yang berbeda saat Evelyn tidak ada di sampingnya ketika malam hari tiba.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai night's edge
Baca
+Pustaka
NIGHTMARE

NIGHTMARE

Hingga dia melihat siluet orangtunya mulai mengabur dari pandangannya. Hingga Reviline bangkit dari posisi tidurnya dengan napas yang terengah-engah. Kepalanya teramat sakit membuat peluh ditubuhnya berjatuhan membasahi tempat tidur. Dengan cepat tangan kekarnya meraih kotak aspirin yang terletak didalam laci dekat tempat tidurnya. Memilih meneguknya beberapa butir berharap bisa menetralisir sakit dikepalanya.
9.93.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai night's edge
Baca
+Pustaka
HOT NIGHT

HOT NIGHT

***** 21 HARI SEBELUMNYA Nicolas baru masuk ke dalam kamarnya yang masih agak gelap karena cuma lampu nakas yang menyala. Nick langsung berpaling ketika mendengar suara klik dari sebuah benda logam. "Apa yang kau lakukan?" Nick langsung terperanjat mudur dengan terkejut. Brandon Lington sedang duduk di sudut kamarnya sambil memasukkan beberapa biji peluru ke dalam lobang senjata api yang baru dia putar untuk segera ia tutup kembali dengan cepat dan cekatan.
10872.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32.3K kali sebagai night's edge
Tampilkan Ulasan (72)
Baca
+Pustaka
Redmi Tri
sukak dgn KK Jemy Krn konsisten dgn ide cerita jd dr awal sampe ending gak ada yg rancu. biasanya kalo novel ongoing kan suka berubah di tengah2 cerita. tp kalo karya othor ini udh kayak novel cetak. d'best lah
Violetta
baru selese baca ulang lagi... si Dom ketemunya sama Jared pas Ane usia 2 thn ya... kan di cerita Dom pas ninggalin Amanda lagi hamil itu Dom belum tau siapa dia sebenernya... masih jadi Even ya jadi kan seharusnya Sisi umurnya sama kek Ane kok malah seumuran Jeny sihh??? aku bingung hwaaa
Baca Semua Ulasan
Another Eye

Another Eye

Aura hitam kelam yang meski tidak menampakkan wujud nyata, Edrich yakin cahaya itu adalah dia. “D-dia..” Edrich berbisik perlahan. Gerald dan Jorah yang turut memperhatikan apa yang menarik perhatian Edrich, kebingungan. Pasalnya mereka tak bisa menemukan apapun selain salju yang mulai turun ke jalananan. Tingkah aneh Edrich membuat mereka lupa dinginnya udara yang mulai membalut tubuh mereka. “Ada apa, tuan Edrich?” Jorah bertanya perlahan, sedikit takut pasiennya itu ternyata memanglah belum sembuh dan malah mengalami gejala halusinasi sekarang.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai night's edge
Baca
+Pustaka
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Membuka kainnya. Sebuah pedang. Tapi bukan pedang biasa. Bilahnya berwarna hitam pekat, seolah menyerap cahaya di sekitarnya. Tepian pedang itu tidak rata, melainkan pixelated—bergerigi halus seperti grafik komputer yang rusak. Di sepanjang bilahnya, retakan-retakan neon ungu berdenyut pelan seperti nadi. "Ini adalah Void-Edge," jelas Dr. Butcher bangga. "Terbuat dari Dead Pixels yang kupanen dari sisa-sisa monster Glitch yang mati. Logam ini tidak ada dalam tabel periodik. Dia menolak realitas."
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 514 kali sebagai night's edge
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status