Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Syahadat Cinta

Syahadat Cinta

tanya Rania sembari mengambil benda kotak tersebut. “Mana aku tahu, kan dari tadi kita berduaan,” ucap Syifa sambil mengangkat kedua bahunya. Rania memutar-mutar kotak di tangannya, “Syif dari Pakistan,” seru Rania tiba-tiba, mengejutkan Syifa yang sedang minum air putih. “Rania....” Syifa berteriak kesal. “Kamu ini mengagetkan saja, membuatku tersedak air minum.”
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai ning syifa
Baca
+Pustaka
YOUR SYMPHONY

YOUR SYMPHONY

Tanya Faza, adik tingkatnya yang lain dengan nada semangat. Raditya mendelik, “Beli sendiri anjeng, gua cuma ngingetin. Kasian Teh Maya kalo seblaknya gaada yang beli.” “Anjir lu Bang,” keluh Hatta. “Kalo bukan kating udah gua lempar sapunya ke muka elu Bang,” sahut Irsyad sedih. “Sabar, guys, sabar. Yang sabar disayang pacar,” ucap Sadam tetap dengan positive vibes.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai ning syifa
Baca
+Pustaka
EMERALD

EMERALD

“Maksud lo apa HAH?! “ Syifa berjalan dengan perlahan menghampiri Alin yang berada tidak jauh darinya. Syifa menatap Alin dengan tatapan yang sinis, ia mengerutkan kedua alisnya. “LO JANGAN SOK IKUT CAMPUR URUSAN GUE!“ Ujar Syifa dengan nada yang marah. Kemudian Syifa mendorong bahu Alin dengan kedua tangannya. Plak! Satu tamparan keras yang bebas mendarat di pipi Syifa, wajah Syifa langsung tertoleh ke arah samping. Mata Syifa langsung melotot menatap Alin, yang baru saja menamparnya.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai ning syifa
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Yang Kuabaikan

Pesona Istri Yang Kuabaikan

Aku masih ingin membicarakan calon bayi Husniah. "Apaan sih, Kak," protes Husniah. "Aku ke bawah dulu yaa, mau ke kamar mandi." Syifa berkata sambil bangkit dari duduknya. Pergi begitu saja setalah mengatakan hal tersebut. "Kak, Syifa marah itu. Kamu sih ngomongin bayi terus," ujar Husniah dengan mata melotot padaku. "Aku hanya excited pada calon keponakan, apa salahnya."
9.9947.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.8K kali sebagai ning syifa
Tampilkan Ulasan (171)
Baca
+Pustaka
DA DM
Cerita ini berbeda dengan cerita romansa yg lain yg kdg menonjolkan adegan2 panas hanya untuk menarik pembaca,, cerita ini dikemas manis,menyentuh, dan sopan. membayangkan cerita ini diangkat mjd film, dan ost. nya lagu *penjaga hati*.....sukses ya author,,
Husmiati Abdullah
setiap babnya selalu bikin penasaran membaca bab selanjutnya, ini bisa jadi pelajaran bahwa kecantikan yang hakiki itu adalah sikap dan akhlak, banyak orang berpendapat bahwa cantik secara fisik itu segalanya tetapi cantik yang sebenarnya adalah kecantikan jiwa dan ruhnya
Baca Semua Ulasan
Cinta Pria Panggilan

Cinta Pria Panggilan

"Gimana penampilanku?" "Baik, mau kemana? Ada cowok yang kamu suka?" Syifa tersenyum malu kearah sahabatnya, Maya. "Aku lagi suka sama cowok yang di tempat kursus. Papa lagi suruh aku pelajari tentang saham, padahal aku sama sekali nggak ada minat kearah sana." "Bagus ada yang kamu pelajari bukan hanya psikologi aja, kamu nggak cocok jadi psikolog."
10956 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai ning syifa
Baca
+Pustaka
Elegi Syila

Elegi Syila

Terlalu rumit bagi gadis seperti Syila yang belum pernah merasakan jatuh cinta. "Aku sama sekali nggak ngerti," kata Syila polos. Alfa terkekeh. "Kenapa kamu bertanya seperti itu?" "Aku bingung dengan perasaanku, Fa." Mendadak nada suaranya terdengar lemah. Alfa memfokuskan perhatiannya pada Syila sepenuhnya. Menunggu dengan waswas seolah apa yang akan disampaikan Syila mengubah sesuatu dalam dirinya.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai ning syifa
Baca
+Pustaka
Kegelapan dibalik Kedamaian

Kegelapan dibalik Kedamaian

Ucap kapten memperkenalkan mereka satu-persatu. Syifa adalah seorang wanita yang memiliki rambut pirang, mata biru, memakai topi lebar khas penyihir, mengenakan gaun berwarna merah, dan membawa tongkat dengan mutiara merah di ujungnya. Syifa memiliki tinggi 170 cm, memiliki sifat tomboy, dan terlihat kalem dan tenang.
10932 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai ning syifa
Baca
+Pustaka
Terjebak Hasrat Dua Tuan Muda Dewangga

Terjebak Hasrat Dua Tuan Muda Dewangga

"Kenapa, Mas? Kenapa kamu tega melakukan ini padaku?" jerit Syifa di sela isak tangisnya. Suaranya serak, sarat akan keputusasaan. Ia merasa seperti burung yang sayapnya dipatahkan tepat saat ia ingin terbang mencari udara segar.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai ning syifa
Baca
+Pustaka
Pengantin Kecil Tuan Xavier

Pengantin Kecil Tuan Xavier

desis Syifa. Di dalam kesendiriannya, Syifa mencoba mengatur rencana dan siasat. Untuk menghancurkan Xavier dan juga Alexander Zaderta. "Kalian harus mati di tanganku. Sama seperti ayah dan kakakku," gumam Syifa. * Sheinafia masih betah di dalam kamarnya. Entah sudah berapa lama ia menangis, menahan rindu pada sang ibu. Baru kali ini, Nandini menamparnya. Kecewa dan juga sakit itu yang di rasakan oleh Sheinafia saat ini.
9.854.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai ning syifa
Baca
+Pustaka
Ada cinta di dalam kelas

Ada cinta di dalam kelas

jelasnya akhirnya, suaranya terdengar ragu. “Angga?” tanya Reza, merasa penasaran. “Dia ngomong apa?” Syifa menarik napas dalam-dalam. “Dia... dia bilang kalau dia suka sama aku,” ujarnya pelan, wajahnya memerah kembali saat mengingat pengakuan itu. “Aku masih nggak percaya.” Reza terkejut. “Angga? Wow, itu... kaget juga. Dan kamu gimana?” tanya Reza, berusaha menilai reaksi Syifa.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai ning syifa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status