Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SENYAWA

SENYAWA

tanya Zayn sambil melihat lagi pakaiannya. “Bukan pakaian lo yang salah, tapi lo!” Varo pun menunjuk Zayn dengan telunjuknya sambil berkata dengan sinis. “Gue? Kenapa gue?” tanya Zayn lagi sambil tersenyum menggoda Varo yang sudah hampir keluar taringnya. “Ngapain coba senyum-senyum sama Meera? Biar apa?” kesal Varo lagi, ia pun sudah hampir berdiri dari duduknya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as ning syifa
Read
+Library
Diary Langit

Diary Langit

Syifa hanya bisa bersimpuh di atas sajadah dan memohon kekuatan untuk dapat melupakan semua rasa pedih dalam hatinya. "Ya Allah, bantu hamba untuk mengikhlaskan pria yang kucintai, melupakannya dan menghapusnya dari pikiran hamba...," pintanya di antara derai air mata. Setelah berdoa di penghujung shalatnya, Syifa bergegas untuk kembali ke unit gawat darurat. Di koridor dia berpapasan dengan dokter Tiara, dokter cantik itu rupanya juga baru selesai shalat.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as ning syifa
Read
+Library
Perjanjian Sebelum Cerai

Perjanjian Sebelum Cerai

tanya Athar di seberang sambungan telepon. "Aku lagi di jalan mau ke rumah sakit, hasil tes kesuburan aku dan Mas Ryan keluar hari ini," jawab Syifa. "Oh sudah keluar, apa kamu siap menerima apapun hasilnya?" tanya Athar. "Iya, aku sudah sangat siap. Apapun Yang terjadi hidupku akan terus berjalan," ucap Syifa. "Ini baru Syifa yang aku kenal, penuh semangat dan tidak pantang menyerah," ucap Athar.
1090.7K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as ning syifa
Read
+Library
Im Sorry Mama!

Im Sorry Mama!

Wanita hamil yang sedari tadi memperhatikan Yusuf sang suami. Sedih dia rasa melihat Yusuf yang begitu kesepian saat ini. “Maaf, aku mengecewakanmu. Aku Syifa Mas, bukan mbak Zara...” ucap Syifa tersenyum getir. Wajah Yusuf kembali murung. “Maaf, aku tidak tahu itu kamu.” Syifa mengangguk maklum. “Tidak apa-apa. Mas makan dulu, gih! Dari tadi pagi kamu belum makan apapun..."
104.1K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as ning syifa
Read
+Library
Ketika Musuh Bebuyutan Menawarkan Pernikahan

Ketika Musuh Bebuyutan Menawarkan Pernikahan

Membuat Syifa selalu penuh dengan cinta dan rasa bahagia. "Ayo, kenapa masih diam di sini?" usir Yaksa ketika Syifa hanya mematung dengan kartu di tangan. "Bener, ya?" Syifa kembali berusaha memastikan. Yaksa menganggukkan kepala, "Tentu, apapun yang kamu mau, beli saja. Tidak perlu lihat harganya."
1049.4K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as ning syifa
Read
+Library
Paniknya Tuan CEO : Istri yang Dikhianati Ingin Cerai

Paniknya Tuan CEO : Istri yang Dikhianati Ingin Cerai

"Aku tidak tahu bagaimana sudah membuat Tuan Tristan tersinggung." "Atau Tuan Tristan sudah bosan denganmu?" Lanjut Syifa dengan pelan dan tersenyum kecil. Mia mengerutkan kening menatapnya tanpa ekspresi tapi tidak menanggapinya dan mulai mengerjakan pekerjaannya. "Sebaiknya kamu jangan bersikap jual mahal. Tuan Tristan bukan orang akan meladeni wanita yang jual mahal padanya," kata Syifa tiba-tiba.
8.6138.4K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as ning syifa
Read
+Library
(Bukan) Istri Pelarian

(Bukan) Istri Pelarian

Syifa keluar dari ruangan dengan wajah berseri. Dia melompat kegirangan karena skripsinya telah Acc untuk bisa diagendakan. Tangannya lekas meraih benda pipih, segera menghubungi sang suami yang sekarang tengah berada di kantornya. "Abang, Syifa acc, Syfia acc," ucapnya kegirangan. Furqon yang di sebrang sana tersenyum mendengarnya. Betapa dia ikut bahagia melihat istrinya bahagia.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as ning syifa
Read
+Library
Kunikahkan Suamiku Dengan Selingkuhannya

Kunikahkan Suamiku Dengan Selingkuhannya

Tanya Yusuf yang masih berusaha menahan emosinya. "Kau yang egois, Syifa. Kau sangat egois, " Syifa mendengus dengan nada sinis. "Kau yang egois, Mas. Kau nggak pernah benar-benar memikirkan perasaanku. Kau tahu aku terbiasa hidup dengan kemewahan, tapi kau malah menyuruhku untuk berhemat. Seharusnya kau bekerja lebih keras, cari pekerjaan yang lebih baik!"
1030.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as ning syifa
Read
+Library
Selingkuh Lewat M-Banking

Selingkuh Lewat M-Banking

Aku canggung berdiri sendirian dan merasa tidak nyaman karena tidak mengenal seorangpun dari mereka kecuali sifa. "Mas, kamu datang juga akhirnya." Syifa menghampiriku dan menjabat tangan ini, senyumnya tetap indah dan tulus seperti dulu, wajahnya makin cantik, kulitnya putih cemerlang. Dia memakai gamis berwarna pink dengan perutnya yang mulai menonjol. "Selamat ya, untuk semuanya." "Terima kasih Mas." "Oh ya, mana anak anak?"
9.441.2K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as ning syifa
Read
+Library
MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN

MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN

Syifa tersenyum sopan, “Wa’alaikumussalam.” “Orang baru ya, Teh? Soalnya saya sering ke sini, baru lihat sekarang-sekarang ini.” Syifa mengangguk pelan, tersenyum sekilas. Pandangan ibu itu turun ke perut Syifa yang terlihat menonjol. “Lagi hamil berapa bulan, Teh?” “Delapan bulan,” jawab Syifa, sedikit canggung.
1017.6K viewsOngoingAdded to Library 544 Times as ning syifa
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status