Kebangkitan Kembali Sang Phoenix
Peluru yang meluncur dari senjata api itu kini telah bersarang di kepala Jing Mo dan menembus tulang tengkoraknya.
"Huuuh huuuh." Napas Nyonya Shen memberat, bulir keringat mengalir dari dahinya, kepalanya tertunduk, tangannya mencengkeram kuat tanah tempatnya berpijak. Ia takut, sangat takut.
Perlahan kepalanya menengok kebelakang, ia melihat sosok berjubah hitam yang tadi diacuhkan berjalan mendekat.
"K-ka-kau, pe-perempuan pa-"