Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dada Malam, Nafas Pagi

Dada Malam, Nafas Pagi

Aroma maskulin yang liar menyelimutinya—perpaduan tembakau, hujan, dan keringat. "Tetap di sini," desis Arsa, suaranya lebih rendah dan mendesak dari sebelumnya. Mobil hitam itu melaju perlahan, lampu depannya menyapu gang sempit. Kania merasakan Arsa menegang. "Siapa mereka?" bisik Kania, nyaris tanpa suara. Ia menahan diri untuk tidak mendorong Arsa, menikmati (sekaligus takut pada) kedekatan yang terpaksa ini.
10892 viewsCompletedAdded to Library 18 Times as nirvana smells like spirit lirik
Read
+Library
Legenda Pendekar Naga Putih

Legenda Pendekar Naga Putih

Nada-nada itu berbisik melalui angin, menyusup ke sela-sela pohon cendana yang melambai pelan. Di belakangnya, Naga Putih melayang anggun, sisiknya berkilauan seperti mutiara di bawah sinar matahari keemasan. "Kembali ke rumah, Wu Long?" suara naga itu dalam dan bergetar, seperti bunyi gong yang dipukul perlahan. "Ya, Naga Putih," jawab Wu Long tanpa menghentikan permainan serulingnya. "Nirvana Surgawi selalu memanggilku, bagai bisikan jiwa yang tak pernah hilang."
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as nirvana smells like spirit lirik
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Kau adalah gema dari dunia yang pertama.” Bara menatap ke sekeliling. “Dunia pertama...? Apa maksudnya?” “Sebelum dunia terbagi menjadi nyata dan spiritual, ada satu jiwa yang bernyanyi sendirian. Itulah kau.” Suara itu menggema, lalu lenyap. Bara terjatuh, disambut oleh cahaya biru yang menelan pandangannya. Di atas, Risa menjerit. “Bara!”
1.3K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as nirvana smells like spirit lirik
Read
+Library
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

"Wisesa, Kido sialan, bukannya kalian masih bersembunyi di hutan bambu yang rusak itu? Berani-beraninya kalian datang ke sini dan mengacaukan rencanaku." Wisesa mengayunkan pengusir lalatnya dengan pelan dan ekspresinya tenang, tetapi tatapannya terlihat sangat putus asa dan bertekad. "Aokun, berhentilah. Memperkuat Naga Nirvana dengan mengorbankan energi, jiwa, dan spiritual untuk mendapat kekuatan, sama saja berjalan menuju kehancuran diri sendiri dan akan menimbulkan malapetaka besar juga."
8.83.6M viewsCompletedAdded to Library 109.0K Times as nirvana smells like spirit lirik
Show Reviews (736)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan di
Harsya Effendi
cih penulis novel ini ga punya wawasan luas dan bodoh, setiap ada rintangan dan masalah yg di hadapi tokoh utama pasti masalahnya sama dan terus berulang ulang seperti ini, darimulai wendy, carlos, arnold sampai handy di bab 400san, sungguh membosankan, kenapa selalu di hadirkan tokoh tokoh yg sama
Read All Reviews
Alexia & Pangeran Naga Hitam

Alexia & Pangeran Naga Hitam

Spirit menyeringai keji, "Katakan kalau kau membenci Chris." Ketika sosok itu menatap tepat pada bola matanya yang segelap arang, perlahan memunculkan percikan api biru secara samar lalu menghilang. Helena dengan lantang menuruti perkataan sang Spirit, "Aku membencinya." "Sekali lagi, sayangku." Spirit mengusap surainya, memainkan bagian ujung dengan sangat lembut dan pelan seakan benda itu sangat rapuh dan mudah rusak.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as nirvana smells like spirit lirik
Read
+Library
The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

(Untuk berduka, bersama, denganku) Radosti nema ni za tren, (Tidak ada kegembiraan bahkan untuk sesaat) Naiđe švapski sumaren, (Kemalangan semakin mendekati) Svi mole svetog Nikolu, (Dan semua berdoa kepada Santo Nicholas ) Njegovu silu na moru. (Untuk memperoleh kekuatannya di laut) Nina melantunkan dengan nada yang begitu indah. Suaranya seperti angin yang berhembus dan menembus relung hati mereka, seperti hiburan yang bersimpati untuk meringankan beban hati yang terluka.
9.733.3K viewsCompletedAdded to Library 798 Times as nirvana smells like spirit lirik
Read
+Library
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

“Kalau kau mau runtuh... biar aku jadi sayapmu!” Namira melingkupi mereka dari belakang, menyatu menjadi pusaran angin dan logam. Aura menyala kembali. Dari pusat tubuh Evelyn, muncul nada panjang... “Aaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhh!!!” Nada Fusion Jiwa. Suara yang bukan hanya bunyi... tapi perasaan. Tangisan. Cinta. Luka. Harapan. Void General terhuyung. “Apa ini... resonansi... yang bisa menggoyahkan kehampaan?”
102.3K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as nirvana smells like spirit lirik
Read
+Library
Sang Penentang Aturan

Sang Penentang Aturan

Ini adalah Api Jiwa Nirwana, api yang hanya bisa dihasilkan oleh mereka yang memiliki kontrol spiritual tingkat mikroskopis. Di dalam bola energi itu, tanah mulai berputar hebat. Wo Long melakukan teknik Distilasi Arus Balik Spiritual. Ia memisahkan partikel debu, mineral, dan racun dengan kecepatan yang tidak masuk akal. Dalam hitungan detik, tanah itu hancur menjadi abu putih, meninggalkan setetes cairan berwarna merah darah yang berdenyut di tengah bola energi.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as nirvana smells like spirit lirik
Read
+Library
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Suara gemuruh angin dan gemericik gelombang air danau yang terdengar membuat Hera perlahan menoleh lurus ke arah depan. Lebih tepatnya, saat ia tiba-tiba mencium dan merasakan kehadiran seseorang dengan aroma kayu manis, dan rempah-rempah segar yang masuk ke dalam indra penciumannya. Hera bahkan dapat merasakan tetesan air di ujung kepalanya ketika seseorang itu sepertinya tengah menjulang tinggi berdiri tepat dihadapannya. "Apa yang kau lakukan?"
1092.7K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as nirvana smells like spirit lirik
Read
+Library
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Ia mengangkat keris perlahan, napasnya tersengal. “Kalau aku menulis ulang dunia, aku ingin ia mengingatmu, Naira.” “Kalau begitu,” bisik Naira, “tulis dengan hatimu.” Keris itu menyala, memancarkan cahaya putih menyilaukan. Lira menorehkan bilahnya di udara, menciptakan garis baru di atas simbol kuno. Saat bilahnya menyentuh cahaya, suara ribuan jiwa bersatu—jerit, tawa, tangis, dan doa bercampur menjadi satu nada.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as nirvana smells like spirit lirik
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status