Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pribumi Pemberontak

Pribumi Pemberontak

Lelaki itu mengambil tempat di sebelah Anararas lalu mempraktikkan lemparan Rencong yang tepat. Hwuusss… Ttaakkh! Mata senjata tersebut membidik tepat di tengah target, dan juga membuat papan itu bergoyang seperti akan jatuh. "Anar tidak minat belajar Rencong, Abu. Anar ingin belajar menembak!" ucap Anararas sambil memperagakan tangannya memegang senapan laras panjang. "Perbaiki caramu memegang Rencong dulu, baru belajar memegang senapan!" jawab lelaki paruh baya itu.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai nocking an arrow
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Ranjani meminta kembali repeating crossbow yang dipegang oleh Tama. "Pinjam sebentar," katanya, suaranya serius. "aku akan tunjukkan cara kerjanya." Tama mengangguk, menyerahkan busur panah itu dengan hati-hati. Ranjani mengambil posisi, lalu menunjukkan cara memasukkan baut panah ke dalam magasin, menarik pelatuk pemicu, dan melepaskan tembakan. Gerakannya lincah dan penuh keahlian, seolah-olah ia telah menggunakannya seumur hidup.
9.858.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai nocking an arrow
Baca
+Pustaka
Accidentally Fall For You

Accidentally Fall For You

Dua alat bantu bidik di punggung senapan yang berupa pentolan dan coakan. "Tekan picu perlahan relaks..." Arsen kembali memberi perintah. Karena kebanyakan orang menarik picu dengan kasar sehingga peluru cenderung melesat ke bawah. Harusnya ditekan perlahan. Dan itu terjadi pada Lily. Dorrrr… Peluru itu melesat dari senjata yang di picu oleh Lily. Arsen menekan tombol yang berada di dekatnya untuk menarik kertas target yang di kenai oleh Lily.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai nocking an arrow
Baca
+Pustaka
Dewi Penyembuh Surgawi

Dewi Penyembuh Surgawi

salah seorang dari kerumunan berteriak. Niuniu, yang awalnya terlihat sedikit gugup, mengingat kata-kata Zhao Xueyan. Dia menarik napas dalam-dalam, meraih busur, dan memasang anak panah. Dengan konsentrasi penuh, Niuniu menarik tali busur hingga mencapai titik maksimal, lalu melepaskannya dengan gerakan tegas. Swish! Anak panah meluncur cepat dan menghujam lingkaran tengah sasaran, tepat di tengah!
1071.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai nocking an arrow
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Big Man
~Ijin promo Thor~ Sebuah karya yang dibuat oleh 2 Author. Menyajikan alur cerita dan pertarungan yang epic dengan genre fantasi/kerajaan. Dengan latar negeri jepang, cerita tentang pendekar dengan sentuhan gaya samurai dengan ilustrasi gambar, Mari mampir ke novel kami. dan ikuti cerita baru ini.
Pok Jang
Numpang promosi thor! Tiga Mayat Satu Takdir ~ "Dalam dunia di mana kebajikan adalah topeng, seorang pemuda bertaruh segalanya demi cinta dan keluarga." "Ketika sihir terlarang menjadi satu-satunya pilihan, bagaimana kebaikan bisa bertahan?"
Baca Semua Ulasan
Taring Emas Sang Alpha

Taring Emas Sang Alpha

Dua anak panah menancap kokoh di area garis lingkaran kuning, tepat di sisi luar yang mengapit pusat sasaran. Sementara itu, tepat di titik terdalam di tengah lingkaran merah, sebilah anak panah tunggal menancap paling dalam hingga separuh batangnya terbenam ke dalam kayu yang keras. Panah di pusat itu bergoyang pelan ditiup angin dingin, berdiri tegak di antara dua panah lainnya, menyisakan keheningan tanpa jawaban tentang busur siapa yang baru saja melepaskan tembakan paling akurat itu.
10797 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai nocking an arrow
Baca
+Pustaka
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Aku menghentakkan kakiku ke arahnya, menarik busur ke tanganku, dan mencabut anak panah dari sarungnya di punggungnya, diam-diam bersyukur dia tidak menunjukkan perlawanan apa pun. Menempatkan diri di tempatnya berdiri beberapa saat yang lalu, aku mencoba menembakkan anak panah itu. Tapi saat berusaha menempatkan anak panah itu pada tempatnya dan menjepitnya ke jari-jariku di tali busur, anak panah itu jatuh dari genggamanku dan jatuh ke rerumputan di kakiku. Dengan wajah memerah, aku segera berjongkok untuk meraih anak panah itu dan melompat berdiri, memastikan untuk tidak melirik ke arah Leon.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai nocking an arrow
Baca
+Pustaka
OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua

OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua

teriak Noah. Aaron muncul dari balik pelindung, melepaskan tembakan presisi yang mengenai bahu Arnold, memaksa raksasa itu melepaskan Noah. Aaron menyeret Noah kembali ke balik dinding beton saat baku tembak sengit kembali pecah. Peluru-peluru berdesing, menghancurkan beton dan besi di atap gedung tua itu.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai nocking an arrow
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Si Sulung

Pembalasan Dendam Si Sulung

"Terima kasih, Ayah." Gozard menganggukkan kepala lalu menunjukkan caranya memegang panah dengan benar, berikutnya lelaki dengan rambut berwarna cokelat gelap itu menarik busur dan tatapan matanya yang tajam begitu fokus menatap ke arah papan target. Swoshh... Secepat kilat anak panah melaju begitu busur ditarik oleh Gozard, dan dengan sempurna anak panah itu menancap tepat di tengah-tengah papan target.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai nocking an arrow
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak sang Billionaire

Istri Kontrak sang Billionaire

Setelah memastikan kondisi nya aman, Nino memberikan aba-aba agar Arion segera bergerak. "Kau yang masuk kedalam, aku akan berjaga disini!" ucap Nino, setengah berteriak. Arion tidak menjawab, namun tangan nya membentuk simbol OK dan mengacungkan nya ke arah Nino. Ia lantas berlari menuju pondok kecil, tempat dimana Alena berada. Baru saja ia menginjak kan kakinya di anak tangga pertama, dari pondok tersebut. Ketika terdengar suara tembakan dari dalam sana.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai nocking an arrow
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Tiran

Selir Kesayangan Tiran

Apakah Hurra benar-benar sedang bermain-main? Tentu saja tidak. Dia mengangkat tangannya, memposisikan panah dan menarik busur sekaligus. Gerakannya halus, seolah-olah dia telah mempraktikkannya ribuan kali. Saat berikutnya, panah terbang menuju Shane dengan niat membunuh. Seluruh tempat itu terdiam dan mencekam. Dalam keheningan yang mematikan, panah yang jatuh ke tanah membuat suara renyah.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai nocking an arrow
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status