Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mission of Coordinate

Mission of Coordinate

“Gue jadi kepikiran sama omongan lo beberapa hari yang lalu,” kata Keenan. Atmosfer lapangan indoor basket sangat tenang. Tidak ada siapapun kecuali Keenan dan Nathan. Keenan yang mengajak Nathan untuk membahas sesuatu yang sedikit mengganggu pikirannya. Selamam, ia janji untuk menceritakan kepada Nathan sepulang dari rabat club detektif, tetapi mereka berdua terlalu lelah dan berujung tidur.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai nonton basket
Baca
+Pustaka
Bilang Ayahmu Aku Muslim (Extended Version)

Bilang Ayahmu Aku Muslim (Extended Version)

Setelah mengganti bajunya dengan kaos basket, David mengikuti Jardon menuju mobil sport biru metalik yang sudah terparkir anggun di depan gerbang gereja. Di belakang David, Pinokio mengikuti sambil menyalak. David berbalik, mengusap kepala Pinokio yang melompati David. ”Dia boleh ikut?” pinta David pada Jardon untuk ”Kenapa tidak,” ucap Jardon tersenyum. “Ayo, kawan! Kau ingin bermain basket juga? Jardon mengumpankan bola basketnya ke arah Pinokio. Anjing berbulu cokelat terang itu melompati Jardon. David dan Jardon tertawa dibuatnya.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai nonton basket
Baca
+Pustaka
Cinta Segiempat

Cinta Segiempat

tanya Sham yang kemudian dijawab dengan anggukan kepala oleh dua muda mudi itu. Adelia menatap lekat-lekat bola basket di tangan Sham, ia yakin akan memenangkan duel ini. Adelia pun berkonsentrasi, memusatkan fikiran pada bola tersebut, "Oke! Gue hitung mundur ya, tiga .. Dua .. Satu!" kata Sham kemudian melambungkan bola basket di tangannya itu ke atas. Dan yang mendapatkan bola adalah Reno, karena postur tubuhnya yang sudah jelas lebih tinggi dari Adelia. Dan mereka pun mulai bermain basket, Adelia sebisa mungkin mencoba merebut bola itu dari tangan Reno.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai nonton basket
Baca
+Pustaka
Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Apakah keraguan Nina selama ini hanyalah pikiran buruknya belaka? "Akhir-akhir ini dia suka basket. Mungkin kita bisa beli yang berhubungan dengan itu," Kata Nina. "Kamu mau kasih kado apa?" Tanya Bagas. "Halah, dia itu udah sering malak aku sampai boncos. Masa aku beliin kado lagi sih?" Nina menggerutu. "Hahaha, ya nggak apa-apa, toh adik sendiri," Kata Bagas. Tak lama keduanya sampai di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota. Keduanya memang berencana untuk menonton film terbaru Narvel Cinematic Universe. Rencana membelikan kado memang dadakan.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai nonton basket
Baca
+Pustaka
Membuatmu Menjadi Milikku

Membuatmu Menjadi Milikku

Hanya saja, untuk permainan ini, Clara tak hentinya memuji kemampuan si pangeran es dan brondongnya. Clara baru sadar jika Nindi dikelilingi oleh pria yang jago bermain basket, semua pemain terbaik. Zeeshan, Kaze dan Danish, ketiga orang itu pemain basket terbaik. Sayangnya, Danish ada di tim yang salah, hanya dia yang pandai bermain basket dan sisanya beban. Terlebih tim Danish, di awal tadi, langsung berhadapan dengan tim 02. Jadilah mereka kalah lebih dini.
10122.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai nonton basket
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
CacaCici
Holla, MyRe!! Yuhu ... novel baru kita sudah rilis loh. Judulnya 'Terlena Kenikmatan Suami Baru, kisah Aeza yang tak punya pilihan dengan mengandung benih dari pria lain. Ceritanya seru abis lih, MyRe. Yuk, mampir dan ramaikan novel baru kita.(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠✿⁠ ⁠♡⁠‿⁠♡⁠)
riyha_
disini banyak nama² azam yg masih asing caci. apa mungkin karna itu dari cerita kakek Gabriel?? penasaran juga sama cerita² azam terdahulu.. mau cerita azam yg lainnya juga dong caci. apalagi kalo ceritanya Kendrick. hehe ^^ malik juga boleh caci saingannya mas ze hehe..
Baca Semua Ulasan
Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Gadis itu menarik napas pelan, lalu melangkah keluar dari lintasan. Sekarang, di pikirannya penuh perhitungan mengenai jumlah poinnya. "Lumayan, aku bisa dapat kartu undian lebih banyak," gumamnya. "Semoga bisa dapat doorprize senilai 500 juta malam ini." Waktu semakin bergulir, lapangan kini diisi oleh tim yang akan bertanding dalam challenge basket. Reon dan Anggara di tim yang berlawanan. Reon menggiring, menguasai dan memasukkan bola dengan lihai. Matanya tajam. Darahnya menggebu-gebu karena satu tujuan. Dia ingin mengalahkan Anggara.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai nonton basket
Baca
+Pustaka
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

Adapun mba Narti saat mereka pindah masih semester IV, tetap tinggal di Bandung. Rumah mereka di Bogor berada di tanah yang cukup luas. Satu bangunan rumah induk dengan halaman luas yang sebagian kemudian dijadikan kos-kosan mahasiwa. Separuh kos-kosan yang kemudian digunakan untuk kosan putri punya halaman yang sama dengan rumah induk. Adapun separuh lagi untuk kosan putra menghadap ke jalan utama dengan halaman tersendiri.
964 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai nonton basket
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

kata Elton, tanpa jeda. Begitulah. Strategi untuk futsal berakhir di sana. Permainan kelima: basket. Di luar dugaan, satu-satunya yang tidak bermain basket hanya Reila. “Kalau hanya pegang dan lempar, aku bisa.” Aku menatap Lavi. Lavi sadar, mengedikkan bahu. “Aku lumayan.” Dalton berbisik. “Dia terbaik di sini.”
1019.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 597 kali sebagai nonton basket
Baca
+Pustaka
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

Vyas Cornanilaerebuselevi lestari
Itu membuatku lebih menyukai versi panasnya. Bree tanpa sadar selalu menghindari asap rokokku, dan mengeluarkan bunyi seperti orang batuk. Lalu dia memutuskan untuk bangun dari kursinya dan mengambil bola basket yang diletakkan di balik pot-pot pohon palem di sudut teras. "Aku memberimu irama untuk membaca." Itu hanya alasan untuk berbuat iseng. "Siapa yang bermain basket?" "Tentu saja Max dan ayahnya. Aku sudah pasti tidak. Apalagi Junko."
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai nonton basket
Baca
+Pustaka
MY CRAZY HUSBAND

MY CRAZY HUSBAND

Nata akan mengajari jagoannya untuk menjadi pemain basket yang handal. Saat mereka arka dan natta bermain basket vanya dan juga cia lagi asik berkebun. Vanya mempunyai kebun yang berada disebelah lapangan basket. Biarpun tak begitu luas kebun tersebut sangat bermanfaat. Kebun tersebut ada tanaman cabai keriting, cabai rawit dan juga tomat, serta ada bawang merah juga. “Mama cia nanti kalau sudah besar mau punya taman yang ada semua bunganya.” Ucap cia saat ia sedang menyiram cabai rawit.
717.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 630 kali sebagai nonton basket
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status