Dari Budak Menjadi Bencana
Bahkan para Elder terdiam, bingung dengan apa yang terjadi.
'KAU... KAU BUKAN MAKANAN BIASA', Yang Terkubur memfokuskan semua perhatiannya padaku, pada kami. 'APA KAU?'
'KAMI ADALAH EVOLUSI', jawabku, membiarkan seluruh kolektif kami—ribuan jiwa, lima Bibit yang menyatu, satu fragmen primordial—mengalir dalam kata-kata itu. 'KAMI ADALAH APA YANG BISA TERJADI KETIKA PARASIT BELAJAR BERSIMBIOSIS. KETIKA LAPAR MENEMUKAN TUJUAN SELAIN MELAHAP.'