Ketika Istriku Minta Talak
Segera kunonaktifkan benda pipih itu, lalu meletakkannya di atas nakas.
“Tadi, Mas minta, kan? Tapi, aku malah ketiduran di meja makan. Maafin, ya, Mas?” Mata istriku mengembun, seperti namanya, gampang banget mengeluarkan air mata. Ngapain dia nangis, coba. Merasa bersalah banget? Padahal aku yang telah berkhianat.