DIAMNYA ISTRIKU
Karena diamku tak mampu membuatnya berpikir.
Kedua setelah perpisahan itu, aku kembali bertemu dengan laki-laki dingin namun bersikap bak super hero. Setelah menikah, ia justru lebih parah. Aku seperti barang bekas, direndahkan, dimaki. Bahkan aku harus diselingkuhi dengan sahabatku sendiri. Aku kembali menjadi istri yang pendiam. Sama diamku tak dihargai dan justru membuatnya semakin marah. Aku pun diceraikan dan dia menikah dengan sahabatku. Lantas aku kembali dipertemukan dengan laki-laki yang terlihat sangat baik dan menginginkanku, namun aku sudah tidak percaya lagi dengan laki-laki hingga aku memutuskan untuk tidak mau menikah lagi, tak mau masa lalu terulang kembali. Meskipun aku memi