Raina
itsluvi_cinta yang terlewatkanmengapa belum siap aku kehilangan dirimumaafkan telah hilang rasa cinta iniaku sangat merindukan mu
“Kalau orang lain melihat kehidupan rumah tanggaku harmonis, kenyataannya itu salah besar. Di masa lalu aku hampir menyerah hidup sama kakak kamu, Rain. Kerikil, cipratan air hujan, kotoran, itu semua hadir dalam pernikahanku. Tapi, dengan telaten dan sabar, aku bisa melewatinya. Anggap saja aku sedang membersihkan sepatuku yang kotor atau kemasukan kerikil.”
“Kamu bertele-tele!”
Khanza tertawa, “aku juga bingung kenapa aku bicara muter-muter gitu. Intinya Rain, dalam pernikahan itu ada saja kerikil atau kotoran yang menganggunya, hanya bagaimana caranya kita bisa membersihkannya lagi seperti semula. Seperti sepatu baru tadi, biar kinclong lagi gitu,” pungkas Khanza disertai tawanya.
Hot Chapters