Rentenir Of Love
Matahari mulai terik, ada seorang pengunjung laki-laki yang tengah di layani Zalila.
"Mbak, capuccino nya yang manis ya, semanis mbaknya," goda pria itu.
Dari ujung ruangan jalan menuju tangga lantai dua, ada Denis yang memperhatikan.
"Baik, Mas! satu saja, ya?" tanya Zalila tak meladeni rayuan pria tersebut.
"Ya, satu saja. Dua juga tidak apa, buat Mbaknya satu. Biar sekalian menemani saya minum," goda pria itu lagi.
Hot Chapters