Perpisahan yang Kutandatangani
Baru setelah punggung Petro hilang dari pandangan, dia perlahan bangkit dan mulai membereskan koper.
Malam itu, kurir mengantarkan sebuah paket.
Yasmin menerimanya, membuka, lalu mengeluarkan dua buku akta cerai.
Tipis saja, tapi, saat digenggam terasa begitu berat. Saat dulu memutuskan untuk bercerai, hatinya masih sakit. Kini, setelah sebulan menunggu, yang tersisa hanya rasa lega.
Satu bulan terakhir terlalu melelahkan. Akhirnya dia bisa menjauh dari semua keributan, meninggalkan segalanya, lalu menjalani hidup dengan tenang.
Hot Chapters