Hati yang Terbagi
Kataku dengan masih berusaha menahan tawa.
"Lele mau belajar jadi Emak-emak rempong, katanya. Kali aja nanti kesambet lelaki tampan yang beda dengan dua laki-laki sebelumnya." potong Ubay yang keluar dengan membawa sebuah cangkir.
"Apaan sih, lu, Bang. Gw juga ingin kali kayak Alina. Perempuan sejati." ucapnya jumawa.
"Halah, perempuan sejati yang menutup rapat aurat. Itu mah, bukan perempuan sejati, tapi perempuan yang belum sadar diri!"