Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Penabur Benih

Sang Penabur Benih

Lalu dengan apa ia membayar semua ini padahal aku telah merubah batas limit kartu kreditnya? Bukannya mengajakku bicara, ia justru bertukar pesan dengan para sahabatnya tentang kesan liburan yang menurut mereka sangat luar biasa. Bahkan pertanyaan yang kuajukan hanya ditanggapi dengan jawaban singkat saja. "Mau sampai kapan kamu bermain ponsel? Kita sudah sampai rumah." Celia menghentikan gerakan jemarinya lalu membuka pintu mobil dan melangkah masuk ke dalam rumah.
7.5K viewsOngoingAdded to Library 268 Times as lembur singkur
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

"Di babak final nanti, bertarunglah sekuat mungkin. Menangkan kompetisi ini untukku. Aku ingin merasakan bagaimana rasanya menjadi pemenang Kompetisi Akbar Benua Bumi... lewat dirimu." Su Lele menatapnya dalam-dalam. "Baiklah... aku akan berjuang sebaik mungkin. Tapi kamu harus berjanji untuk kembali dengan selamat. Aku... akan menyiapkan kejutan untukmu!" He Sura tersenyum lagi, kali ini dengan aura penuh keyakinan. "Hanya masalah kecil, tidak perlu khawatir. Aku akan kembali sebelum kau sadar waktu telah berlalu."
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 328 Times as lembur singkur
Read
+Library
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Beberapa kalimat singkat darinya bahkan membuatku tercerahkan akan beberapa masalah yang sempat membuatku bingung. Indra memang pria yang sangat luar biasa. Menatap kontur wajah sampingnya yang tegas, mendengar suaranya yang tenang, sekaligus hangat… Dalam hatiku, selalu ada suara berbisik, ‘Mungkinkah dia benar-benar tidak keberatan dengan masa laluku?’
8.1K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as lembur singkur
Read
+Library
MERINDUKAN SURGA

MERINDUKAN SURGA

keluh Kirana sambil menyapu dengan malas. “Kamu nggak lihat? Sebulan ini kita sudah gonta ganti ART lima kali, semua nggak ada yang betah!” Bagaimana bisa betah, perlakuan mereka bertiga selalu semena-mena. Apalagi, gaji yang mereka beri sangat di bawah standar. Sampai sekarang, tidak ada orang yang mau menjadi ART di sana. “Kenapa kamu ketawa?” tanya Siti heran, ketika Salma tertawa kecil sambil menutup mulutnya.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as lembur singkur
Read
+Library
AMPLOP LEBARAN

AMPLOP LEBARAN

Memang ada yang menjual, tapi hanya berupa makanan cepat saji yang tak memiliki banyak varian menu. “Lumayan sih, tapi sewanya ... “ Vita menggantungkan kalimat karena keberatan dengan biaya yang harus dikeluarkan tiap bulan. “Gimana, Bro? Bisa dikurangi enggak sewanya? Itung-itung bantu teman,” ujar Azam sembari menepuk pundak sahabatnya. “Ya sudah. Buat kamu, 700 saja sebulan,” sahut lelaki pemilik tempat tersebut.
4.9K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as lembur singkur
Read
+Library
Makin Lama Makin Asyik

Makin Lama Makin Asyik

ceracau Surti makin lupa diri. Tak lama kemudian…srettt…srett…srettt 3X semprotan kencang keluar dari fefek wangi jamu ini, tanpa ragu Lintang telan semuanya. “Sedaaaaap banget Tan,” seru Lintang terkekeh. Dan…belum sempat Surti ambil nafas, Jlebb blessss…rudal perkasa Lintang sudah bertahta dalam rahimnya.
1022.1K viewsCompletedAdded to Library 863 Times as lembur singkur
Read
+Library
SANG PENDEKAR LEMBAH NAGA

SANG PENDEKAR LEMBAH NAGA

jawab Sena. "Baguslah jika memang demikian, itu tandanya pasukan kita akan aman dalam melakukan persiapan perang," kata Bisama merasa lega mendengar keterangan dari Sena. **** Pagi harinya .... Sekitar lima ratus pendekar dari kelompok Halimun sudah mulai turun bukit menuju desa Singkur yang jaraknya lumayan jauh dari bukit tersebut. Mereka berangkat secara bersamaan dengan membawa perbekalan yang cukup.
1032.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as lembur singkur
Read
+Library
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Arga menunduk, matanya memerah. > “aku ngerti. Tapi sekarang... kamu bagian dari kuncinya.” --- Di saat yang sama, di rumah Pak Lebe… Pak Lebe sedang memandangi peta desa tua. Di bagian pinggir peta, ada lingkaran kecil bertuliskan: Curug Kembar - Jalur Tertutup, Jangan Dibuka. Ia mencoret lingkaran itu dengan tinta merah, lalu menambahkan catatan kecil:
1.3K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as lembur singkur
Read
+Library
PUSAKA PEDANG BATU SELEMBUR

PUSAKA PEDANG BATU SELEMBUR

Maka tidak mungkin, pria sepuh itu diam saja. KHAAAUUUUNGGG Ketiga Dedemit itu meraung keras lagi. Kali ini mereka langsung bergerak cepat. Meskipun seluruh tubuh tertutup lumpur dan ganggang hijau. Akan tetapi, mereka menggunakan jurus meringankan tubuh untuk bisa mencapai Ambara dengan cepat. Astagina tidak mau kalah. Dia menghentakkan kakinya satu kali. Tanah sekitar pun bergetar. Dengan satu tarikan napas, dia mulai bertukar beberapa jurus dengan ketiga Dedemit Air itu.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as lembur singkur
Read
+Library
Perfect Game

Perfect Game

tanya Lan “Aku bisa bepergian ke sana sekarang juga. Tapi, apa tidak apa apa kalian ikut?” “Bawa saja kita berdua. Masalah selamat atau engga, gampang” “Oke, kalian berpegangan dengan ku. Kau lan, bisa kan buat gelembung air untuk kita? Ini untuk memaksimalkan perpindahan dan meminimalisir kacaunya gesekan angin yang terlalu kuat” “Bisa bisa” lalu lan membuat gelembung air untuk mengelilingi mereka. Dan tak lama, gelembung itu pun pecah. LAN terheran-heran kenapa jurusnya pecah begitu saja
102.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as lembur singkur
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status