IMAM UNTUK NIRMALA
"Makasii, Mala"
"Sama-sama." entah kenapa, sekarang Mala menjadi salah tingkah dan merasa sungkan pada Alif. Jika biasanya dia agak sedikit cerewet, sekarang menjadi pendiam dan tidak tahu topik apa yang akan dikatakannya pada Alif. Apa emang begitu orang yang baru jadian. Maklum, dia belum berpengalaman sama sekali. Baginya, Alif adalah kekasih pertamanya, walaupun bukan cinta pertamanya. Ternyata, tidak selalu cinta pertama itu harus menjadi kekasih pertama. itulah yang dialaminya sekarang.
Kebisuan menyelimuti mereka sampai tak terasa mereka sudah sampai di depan pagar kost. Mala langsung meraih pagar dan membukanya.
Hot Chapters