Nabrak Jodoh
Fajar menghembuskan napas panjang dan berkata, “Begini Pak, mohon maaf sebelumnya. Saya hanya mencoba untuk mengatakan sesuatu, kalau di jaman seperti ini semuanya mudah sekali untuk direkayasa. Teknologi sudah sangat canggih, dan sangat mudah untuk merekayasa sebuah gambar.”
Lagi-lagi Naura terlihat kesal dengan jawaban Fajar, sedangkan laki-laki itu diam-diam melirik Naura sambil tersenyum penuh kemenangan. Sementara pak Herdiawan justru mengangguk-angguk, sikapnya terlihat begitu misterius.
“Hmm masuk akal. Jawaban Anda sungguh masuk akal, dengan kecanggihan teknologi, maka sesuatu yang tidak ada tentu bisa menjadi ada, bukan?”
Hot Chapters