KINASIH
ujar seorang pria berbadan kekar yang kini memperlihatkan ponselnya.
Asih menggeleng, dia tak percaya akan informasi tersebut, apalagi baru nanti malam mereka akan bertemu. Satu lagi, Asih tak mengenal pria di foto itu, sementara suara yang dia dengar terasa familiar meskipun sedikit lebih berat.
"Oke. Nanti saya ke sana," jawab Asih yang kini duduk di kursi makan, menghadap segelas susu dan sepotong roti.
Hot Chapters