Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ITOPERA

ITOPERA

ucap Rey memperkenalkan Jeno kepada laki-laki yang diketahui adalah kakak kelasnya sekaligus si ketua basket. Theo, laki-laki tampan yang digadang-gadang pangeran sekolah di sepanjang sejarah SMA Horizon. Laki-laki yang memiliki mata bulat seperti boba, rahang tegas, dan senyum yang memikat, dia memiliki bekas luka di samping matanya, namun hal itu menjadi point tambah bagi ketampanan Theo. Laki-laki itu mengulurkan tangan pada Jeno.
92.3K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as o op
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Yasa memalingkan wajahnya dan kembali menatap pintu operasi. Dengan cepat Speranza pergi ke toilet dan masuk ke dalam salah satu bilik. Dia mengeluarkan handphonenya dan mencari kontak Caiden. "Cepat jawab teleponnya!" Speranza tidak bisa diam. Dia sungguh tidak sabaran. "Ah, Caiden! Tolong bantu aku." Caiden mendengus sebal di seberang sana. Speranza sungguh tidak memiliki sopan santun. Dia terlalu bebas hingga berani memanggil ayahnya dengan namanya sendiri. Dia lupa bahwa ini Indonesia bukan Italia.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as o op
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

Vanda : -- SHA! -- Kenapa ponsel lo enggak aktif? -- Zhui dari tadi telepon lo. -- Lo harus menyelamatkan aktor tampan lo! Ini kesempatan yang bagus, Sha! Bikin dia punya hutang budi sama lo!
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 361 Times as o op
Read
+Library
Reuni

Reuni

Asti memang genit, ia sering chat dengan teman- teman prianya, bahkan dia membuat sebuah grup SMP dimana dalam grup tersebut hanya dia satu-satunya perempuan, dan anggota grup tersebut adalah laki-laki teman sekolahnya dulu yang kebetulan pernah menaruh hati padanya. "Kamu bicara jujur kan?...kamu tidak sedang membohongi saya kan?..tapi lihat ini ibumu baik-baik saja...perlu kamu ingat ucapan adalah doa, secara tidak langsung kamu telah mendoakan sesuatu yang buruk terjadi pada ibumu"ucapan Dimas memang pelan dan lembut tapi isinya sangat dalam dan menusuk. "Tidak, tentu saja aku tidak berbohong mas ..."
2.9K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as o op
Read
+Library
Om-Om Pilihan Papa

Om-Om Pilihan Papa

Apa maksudnya barusan ya? "Lo punya kenangan apa aja sama orang tua lo? Yang seenggaknya lo inget dan amat sangat berharga? Camping bersama pernah?" Melihat bagaimana Om Bian hanya diam, aku yakin dia pernah. "Pernah kan? Belajar bersama? Udah pasti kan? Pelukan mereka, kehangatan mereka, senyum mereka, kilasan-kilasan baik tentang mereka. Om, gue enggak punya semua kenangan itu sama Papa. Satu-satunya hal yang gue inget dari dia cuma, bagaimana dia ngasih kartu kredit buat gue belanja dan main, biar gue enggak ribet dan ngerengek-rengek mulu buat ditemenin ke sana ke sini di saat dia lagi sibuk."
2.3K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as o op
Read
+Library
OM CEO, I LOVE YOU!

OM CEO, I LOVE YOU!

sahut Sisi bingung di seberang sana. "Kita mau menjalankan misi suci! Aku baru saja dapat kartu ajaib dari Om Al! Kita bakal habiskan uang CEO itu hari ini! Es krim, shopping, salon, pokoknya semua! Buruan, sepuluh menit lagi aku sampai!"
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 348 Times as o op
Read
+Library
Om Sweet Om

Om Sweet Om

Apalagi Tania terlihat lemah sambil memejamkan mata. "Sepertinya ini tanda-tanda awal. Tapi saya tidak bisa memastikan." Tanda-tanda awal apa? Nero bertanya dalam hati. Ovi yang mengerti maksud ucapan si perawat langsung tersenyum lega. "Apa ibu punya testpack?" Perawat itu bertanya kepada Ovi. Ovi menggeleng. "Nero, coba suruh siapa aja beli testpack. Di apotek depan itu ada."
1028.6K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as o op
Read
+Library
U

U

pria itu adalah teman satu sekolahnya dulu. "Hey! Itu bukannya teman satu sekolah denganmu dulu Ren?" Dia yang bernama lengkap Reno Hadi Rudyatmo hanya mengangguk tanda mengiyakan pertanyaan dari temannya. "Dia bukannya seorang gay, ya?" Teman baru yang mendengar pembicaraan kedua orang itu, ikut bertanya. "Gay? Maksudnya dia penyuka sesama jenis?" "Iya, benar 'kan Ren? Pria ini 'kan, yang kamu ceritakan waktu itu?"
103.3K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as o op
Read
+Library
ONLY YOU

ONLY YOU

Ia marah dan tanpa sadar mendorong Meng Qi ke arah bus yang sedang melaju cepat. Brugg!! Dalam sekejap Bus tersebut menghantam Meng Qi dengan keras. "Tidak!" Wei terbangun memegang bagian dadanya yang terasa sesak. "Lagi-lagi Zhang Meng Qi, kenapa? Kenapa selalu dia." ***
92.2K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as o op
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status