SANG DEWA PENYEMBUH
“Lalu sisa airnya disimpan. Jika sudah pulang ke rumah, diminumkan pada dua buah hatinya Abang agar kelak keduanya tidak mewarisi penyakit yang sama seperti ibu mereka.”
“Baik, Bang. Kalau begitu saya pamit dulu, mau langsung ke rumah sakit.”
“Baik, Bang Zaki. Hati-hati di jalan.”
“Insya Allah. Assalamualaikum.”
“Waalaikumsalam.”
Sejak keluar dari kamar hotel, Zaki masih terus berpikir, apa iya hanya dengan minum air itu istrinya bisa sembuh total?
“Atau jangan-jangan ini air telah diberi apa gitu? Umpamanya dia memasukkan zat yang berbahaya, kan justru bisa membunuh istri aku,” pikir Zaki pula.
Hot Chapters