BUKIT TENGKORAK
ujar Alif sambil memandang wajah Kenanga.
Wanita yang mahir ilmu pengobatan itu mencoba menghitung mundur beberapa waktu ke belakang. Setelah menikah, ia memang tak pernah lagi libur shalat setiap bulan, lalu ia mulai tak suka mencium bau-bau menyengat, termasuk ketika memilah daun obat-obatan, Kenanga terpaksa menutup mulutnya dengan kain tipis. Juga keinginan makannya yang sering tak bisa ditahan, rasa pusing, mual, dan muntah.