Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hasrat Berbahaya sang Pewaris Duda

Hasrat Berbahaya sang Pewaris Duda

Kata Steven yang serius mengamati raut mukaku. Sekuat tenaga kutahan rasa mual yang mendera. Jangan sampai aku hancur lebur di depan kedua jelmaan iblis ini. Pantas selama ini aku tak bisa merasakan aura Steven, tak juga bisa menilik sisi buruk dirinya.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as obsidian steven universe
Read
+Library
Melahirkan Anak Iblis

Melahirkan Anak Iblis

Marissa mencoba menerka-nerka apa yang mengikutinya, tapi ia tetap tidak menemukan jawabannya. Tiba-tiba, Marissa sangat kaget ketika melihat arwah Steven melayang di samping motor ninja yang dinaiki Marissa dan Roy. Arwah Steven seperti ingin meminta bantuan kepada Marissa. "Tolong aku, aku gak tenang!" Steven berujar. Marissa menjawab dalam hati, "Kenapa kamu tidak tenang?" "Karena aku pernah melakukan perjanjian dengan setan dan aku belum mengembalikan uang Maya," jawab Steven.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as obsidian steven universe
Read
+Library
Istri Dadakan sang Pewaris

Istri Dadakan sang Pewaris

Dan di sana, terpampang jelas nama yang nyaris dipanggil: KAVI. Steven membeku sejenak, lalu tertawa pendek—dingin, kejam. “Ternyata bukan cuma satu,” katanya pelan, suaranya seperti bisikan ular. Ia menatap layar ponsel itu lama, seolah menemukan potongan puzzle terakhir dalam rencana yang baru saja muncul di benaknya. “Dasar murahan,” desisnya. “Rupanya rubah licik itu sedang bermain dengan dua pewaris Waradana sekaligus.”
1.8K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as obsidian steven universe
Read
+Library
The Lost Mafia

The Lost Mafia

bisik Brian. “Bolehkah aku melempar piring ini?” ucapku melihat kemesraan Brian dan Stefany. “Silahkan!” Varro memberikan sebuah piring untukku. “Jenny, mengapa Angel mengenalmu?” tanya Anastasia. “Entahlah!” aku mengangkat bahuku. “Profesor, mengapa Angel menyebutmu Kapten? Dan apa itu tim Obsidian?” tanya Stefany kepada Adrius. “Tim Obsidian adalah nama sebutan untuk kami berempat, dan kami sepakat memilih Adrius sebagai pemimpin kami” Brian menjawab pertanyaan Stefany.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 358 Times as obsidian steven universe
Read
+Library
Cinta Kita Sudah Sampai Ujung

Cinta Kita Sudah Sampai Ujung

"Dibilang kenal nggak juga, tapi dulu Steven tuh kelihatan dingin banget, seperti robot. Nggak ada emosi, sombong, pokoknya menyebalkan!" "Kalau sekarang?" Stella menilai dengan jujur. "Sekarang sudah kayak manusia." Alex terdiam. Alex berdeham, lalu menjelaskan, "Dulu Steven bersikap seperti itu karena efek obat yang dia konsumsi. Tentu saja, kejadian yang dia alami belakangan ini juga membuatnya banyak berubah. Steven yang sekarang tahu bagaimana mencintai orang lain, baik itu Vanesa maupun kedua anak mereka. Dia akan melindungi dan menghormati mereka dengan sepenuh hati."
9.5750.1K viewsCompletedAdded to Library 18.8K Times as obsidian steven universe
Show Reviews (98)
Read
+Library
Weneedta
Hai... Mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku '. Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Kegelapan dibalik Kedamaian

Kegelapan dibalik Kedamaian

Steven dengan cepat meminum ramuan penyembuh untuk memulihkan diri, namun karena levelnya terlalu rendah ramuan itu tidak mampu meregenerasi tangannya. “Tombak tanah!” Pekik Steven melancarkan serangan puluhan tombak tanah yang muncul dari bawah tanah. Tanah langsung menciptakan puluhan tombak dan menusuk dari bawah tanah, namun tiba-tiba berhenti dan malah diambil alih oleh Aamon yang tampak berbeda. Aamon tersenyum dingin, mengangkat tangan dan mengarahkan tangannya kepada Steven yang tercengang.
10935 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as obsidian steven universe
Read
+Library
Langkah Terakhir Grand Duchess

Langkah Terakhir Grand Duchess

"Ini... ini seperti laboratorium Nyonya, tapi dalam skala satu kota." "Ini adalah Steampunk yang didorong oleh sihir," koreksi Celina. "Mereka menggunakan mana untuk menggerakkan mesin industri. Arthur telah membangun dunianya sendiri di sini." Mereka menyelinap menuju pusat kota, yang disebut *The Obsidian Nexus*. Dengan bantuan jubah kamuflase berbasis pembiasan cahaya kristal, unit kecil itu berhasil menembus perimeter luar tanpa terdeteksi.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as obsidian steven universe
Read
+Library
King Of Universe

King Of Universe

STR: ∞ AGI: ∞ DEF: ∞ VIT: ∞ Elemen: Api, Air, Angin, Tanah, Petir, Kayu, Cahaya, Kegelapan Teknik: -Karate -Taekwondo -Void Sword -Dual Sword Skill: -Death Stab -Wind Slash -Dragon Fire Of Death -Thunder Strom -Lighning Dragon -Black Fire Ball -Doubel Fire Slashes -Giant Wood Man -Spesial Giant Wood Man -Destroyer Giant -Susano'o -Perfect Susano'o -Special Susano'o -Ashura Susano'o -Indra Susano'o -Iblis Susano'o Beast Spirit: -Rubah ekor 9 -Gorilla Putih -Naga Azure -Naga Penguasa Elemen -Naga Penguasa Alam Semesta -Naga Penguasa Langit ke 7 -Gagak Ilusi -Naga Kegelapan Titan: -Grock -Deku -Roxy -Lexsus
102.9K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as obsidian steven universe
Read
+Library
Koloni Betaverse

Koloni Betaverse

Kemudian, demi perhatian lawan bicaranya berubah, Bob ikut beralih menonton layar TV dengan volume kecil di dinding, sehingga dia pun harus memutar kursinya. "Enggak, itu lain," jawab Andi. "Program simulasi baru diputuskan siang ini. Kalau tadi kau tidak memakai streamline, kau akan melihat beberapa mobdron berkeliling di udara Betaverse. Sementara, sebagian personel lainnya berpatroli dengan otopet."
1.7K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as obsidian steven universe
Read
+Library
Obsesi Sang Miliarder

Obsesi Sang Miliarder

tanya Rose saat melihat Steven berdiri di ambang pintu dengan sebuah kotak putih di tangannya. “Kamu tenang saja sayang. Semuanya akan baik-baik saja,” ucap Steven kemudian pria itu membuang kotak berisi boneka itu ke tempat sampah. “Siapakah orang yang tak henti-hentinya melakukan teror seperti ini?” dia bertanya. "Baiklah, jangan terlalu dipikirkan, santai saja, bukankah aku sudah bilang kalau aku akan melindungimu dan anak kita?" Dia bertanya.
8.6K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as obsidian steven universe
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status