DICERAI KARENA STRETCH MARK
Tak lama pintu pun terbuka, menyembul tubuh Rosana dari dalam dengan senyum semringah, ia mempersilakan Rusni dan putrinya masuk, netranya tak lepas dari tas yang didekap Rusni.
"Silakan duduk, Bu! Sebentar saya ambilkan minum dulu," ucap wanita itu ramah, ibu dan anak itu mengangguk dengan senyum lebar. Detik selanjutnya Rosana melesat ke arah dapur, membuatkan minum untuk mangsanya. Ya, Rosana hanya nama samaran, dia adalah penipu kelas kakap yang kini jadi buronan polisi.
Hot Chapters