Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cintai Aku Om!

Cintai Aku Om!

Mengecup singkat sebelum akhirnya menikmati apa yang dia pikirkan sejak tadi. "Uugghh ... Ohh, Om." Mendengar desahan Gena yang memanggilnya dengan sebutan Om lagi. Moriz tanpa aba-aba memasukan kedua jarinya di bawah sana. "AAKKHHH ... " Gena berteriak karena merasakan perih akibat ulah Moriz. "Perih," desisnya pelan. Moriz mendongak menatap menyeringai pada Gena, "Jangan memanggilku Om, sayang" peringatannya penuh penekanan dalam katanya.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai om om kaya
Baca
+Pustaka
Diadopsi Om Dokter

Diadopsi Om Dokter

Ia merasa ada yang tidak beres dengan mereka. "Bukankah mereka paman dan keponakan? Kenapa tingkah mereka canggung sekali? Ah, mungkin hanya pikiranku saja. Setidaknya aku sudah melihat Om Keent tanpa harus mengantar Kamila pulang. Asik!" Oceh Kayla sembari menaiki motornya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai om om kaya
Baca
+Pustaka
Diceraikan Dikira Mandul, Menikahi CEO Diratukan

Diceraikan Dikira Mandul, Menikahi CEO Diratukan

Sementara di rumah orang tua Kay sedang ada ketegangan, karena Kay membawa wanita yang akan di kenalkan pada orang tua dan keluarganya. "Siapa dia?" Tanya Ayah kay. "Alora kekasihku, di-dia ..." "Aku Alora Om, saat ini sedang mengandung anak Kay, jadi aku ingin tanggung jawabnya segera." Tegas wang wanita. "Kay, dia wanita yang kamu bilang waktu itu? Waktu kamu belum cerai dengan Kalea?" Tanya Ibu. "Iya Bu, jadi restui kami karena dia sedang mengandung anakku. Bukankah kalian menginginkan cucu, jadi restui kami agar bisa menikah langsung," pinta Kay pada kedua orang tuanya.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai om om kaya
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Paman Billionaire

Terjebak Gairah Paman Billionaire

kata Oriaga. Tentu saja Shanaya kaget mendengar pengakuan Oriaga. Ia ingin membiarkan pria itu berpikir demikian, tapi ada rasa takut di hatinya jika Oriaga sampai tahu arti sebenarnya dari kata 'om' yang dia maksud. "Oom yang itu sebenarnya berasal dari bahasa Belanda, artinya Paman. Jadi bukan seperti arti Om di negara ini," ucap Shanaya.
10102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai om om kaya
Baca
+Pustaka
Istri Bayangan Si Om Galak

Istri Bayangan Si Om Galak

Sambi terus menahan tawa, Anggia membekap mulutnya yang masih ingin terus ngakak. "Ya biarin. Lah, orang bener dia, 'kan emang udah om-om. Mana galak banget lagi. Jadi, ya aku panggil dia Om galak aja," jawab Raysa ketus. "Ok-ok, terserah Mbak aja deh, mo panggil dia apa. Tapi yang jelas jika Bunda dan Pak Tama sampai mendengarnya pasti mereka juga akan tertawa ngakak sama sepertiku, Mbak."
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai om om kaya
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
KSIndra
sudah da kemajuan alurnya. Tpi saat dokter menerangkan di situ ada dua korban. seharusnya dokter menjelaskan korban siapa dulu yg mau di bahas. n baru kedua korban selanjutnya. soalnya di situ ada dialog ibunya langsung bisa menebak korban yg sedang dibahas dokter pdahal belum disebut namanya.
YOSSYTA S
Hay2... Assalamu'alaikum semua. Selamat datang di novel ke2 ki ini. Semoga kalian suka dan betah berada di sini. Jangan lupa mohon dukungannya ya, masukan buku ini ke rak buku kalian, kasih komen dan votenya juga boleh. Terimakasih.
Baca Semua Ulasan
KAYA RAYA SETELAH MENJANDA

KAYA RAYA SETELAH MENJANDA

kata Dhafa lagi sambil menunjuk wanita berambut ikal. Wanita cantik itu melambaikan tangan sambil tersenyum ceria. "Dan yang ini Shella, dia akan mengajarimu bahasa dan komputer," Dhafa menunjuk wanita berjilbab dan berkaca mata. Wanita itu juga tersenyum padaku. Aku hanya bisa meringis bingung. Ternyata jadi orang kaya itu serepot ini. Ingin rasanya aku kabur saja. .
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai om om kaya
Baca
+Pustaka
Kepentok Cinta Om Cupu

Kepentok Cinta Om Cupu

Zoya telah kerusak ketenangannya siang itu. "Aku banyak keunggulan yang pasti bisa jadi bahan pertimbangan Om," sambung Zoya tidak menyerah. "Pertama. Aku tidak suka main sosial media. Kedua. Om menjadi pacar pertamaku. Ketiga. Aku gadis yang penurut." Jeda sejenak, Zoya seperti sedang memikirkan sesuatu. "Tapi tak jarang aku bisa tantrum juga, dan saat itu terjadi Om jangan khawatir. Abaikan saja. Atau pergi tidur. Dengan begitu, moodku bisa berubah lebih cepat. Atau bisa juga—--"
9.16.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai om om kaya
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

ucap wanita itu, dia mengenakan kebaya warna coklat senada dengan papa, sepertinya mereka seragaman. "Iya, Tante, saya Inggit, lalu Tante?" Akhirnya aku menanyakan hal ini padanya. "Saya Kayla, dan kenalan sama Chika juga ya, kalian bisa berteman nantinya," ucapnya. Aku lihat raut wajah Mas Pram memperlihatkan tidak suka terhadap Chika. Ya, aku sangat mengerti dan paham kondisi Mas Pram saat ini. Dia memang pantas bersikap seperti ini. Anak mana yang bisa berdamai dengan orang yang telah menjadi benalu dalam rumah tangga orang tuanya.
1085.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai om om kaya
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Om-Om

Terjerat Pesona Om-Om

Ia menangis dan membiarkannya larut dalam kesedihan. Ia merogoh saku celananya yang bergetar. Tertera nama Om Ardhan di sana. Dengan cepat ia menjawab panggilan itu. Memang orang itulah yang ia butuhkan sekarang. "Ha-halo, Om." Suaranya terbata. Ia masih menangis dan mencoba menahan tangisnya agar suaranya terdengar jelas.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai om om kaya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status