Om-Om Pilihan Papa
Resa Anisa enaknya kontol papapapa gak pulangmenurut papa dan mama apa sih arti hidup ini
Pasti dia ilfeel dan tidak mau menikah denganku.
"Ya, saya Bian." Sembari berdiri, lelaki itu menyodorkan tangan besarnya yang berwarna tan untuk bersalaman denganku.
Dengan sedikit ragu, aku menerima jabatan itu. "Oh ya, gue Nala Tama."
"Saya tahu, silahkan duduk."
Dengan gerik tenang, Om Bian mempersilahkanku.
Tanpa banyak bicara, aku duduk, masih mengunyah permen dan memainkan rambut dengan jari tangan.