CEO Tampan Itu Ayah Putraku
Sean nyengir kuda, "Ma, tadi Sean bosan. Sean pergi ke taman dan lihat kucing yang lagi nggak bisa turun dari pohon."
Mata Ananta sontak melebar, "Kamu nggak manjat pohon itu kan, Sean? Nggak kan?"
Sean menggeleng dengan cepat, "Bukan Sean, Ma. Tapi Paman."
"Paman? Paman siapa?" Ananta mulai takut.
Kasus penculikan anak sedang marak terjadi, tentu saja rasa cemas itu tak bisa diabaikan begitu saja.
Sean terdiam. Dia berpikir kalau dia menyebut nama paman itu, dia takut dia akan kena marah sehingga dia hanya menjawab, "Paman tamu, Ma."
Hot Chapters