Perawan Untuk Om Duda
“Nah, itu yang paling penting. Dilarang memanggilku dengan sebutan ‘Om’ lagi.”
Jelas Selma melongo. Panggilan ‘Om’ sudah terlanjur mendarah daging di lidahnya, bagaimana bisa disingkirkan begitu saja? Lagi pula, kepalanya tidak pernah menemukan sebutan yang sesuai untuk pria itu. Mas? Ah, belum disuarakan saja, tawanya serasa ingin menyembur.
Telunjuk Selma bergoyang. “No, no, no! Panggilan ‘Om’ itu udah paling pas. Om Panci,” katanya.