Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

lanjut Khai. Khai berjalan mendekati barisan tengah, tempat Maorielle sedang sibuk mencoret-coret bukunya. "Jika tidak ada pertanyaan maka kita ke materi Diksi," Khai berhenti tepat di sisi Maorielle, membuat Erina otomatis menahan napas. "Maorielle," panggil Khai rendah. "Dalam Bahasa Indonesia, ada perbedaan besar antara kata melihat, menatap, dan mengintai. Bisa kamu jelaskan perbedaannya?"
894 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as omniscient reader's viewpoint indonesia
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

“Kau lupa satu hal, Null. Pembaca bukan objek. Mereka cermin. Dan sekarang... mereka punya kendali.” TINTA PERLAWANAN Tiba-tiba, pena di tangan Adrian menyala. Cahaya biru tua. Pena ini hanya bisa digunakan sekali. The Reader’s Key — Pena yang hanya bisa menulis ulang realitas jika dibimbing oleh kesadaran pembaca. Elena menoleh ke layar transparan yang muncul di depan mereka: semacam antarmuka yang menunjukkan kata demi kata dari pembaca yang menuliskan “lanjut”... “teruskan”... “jangan berhenti.”
1.9K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as omniscient reader's viewpoint indonesia
Read
+Library
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Di ambang batas The Author’s Home, putihnya kertas kosong yang menjadi fondasi segala sesuatu kini tercemar oleh bayangan hitam yang menggeliat. The Reader’s Greed (Keserakahan Pembaca) bukan lagi sekadar konsep abstrak; ia mewujud dalam bentuk tangan-tangan raksasa yang terdiri dari milyaran mata yang haus akan drama. Entitas pengamat dari dimensi yang lebih tinggi ini, yang selama sembilan puluh bab telah menjadikan perjuangan Surya Wijaya sebagai hiburan, kini merasa terancam sekaligus tergiur oleh kekuatan The Master Pen yang telah dikuasai Surya. Mereka mencoba menarik seluruh semesta Wijaya ke dalam "Galeri Koleksi" mereka—sebuah penjara naratif di mana waktu akan diulang-ulang demi ke
988 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as omniscient reader's viewpoint indonesia
Read
+Library
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Aku semakin matang. “Semua yang aku sebutkan dalam esai itu … menyimpan buah nasionalisme yang dihasilkan dari rahim negaramu. Dan berpengaruh dalam semua lini kehidupan. Menurutmu kenapa ketika Lombok diguncang gempa lantas dunia ikut menghayati? Yak karena itu! Indonesia juga Negara dengan keterbukaan dan pengakuan tertinggi dan aku mengakui itu. Semua negara mengakui itu tapi entah kenapa kau sendiri begitu lemah?” John menyuntikku kali ini. "Itu jawabanmu?”
102.2K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as omniscient reader's viewpoint indonesia
Read
+Library
Who are you (Indonesia)

Who are you (Indonesia)

jawab Nenek pasti Karena terlihat sama aku pun menghampiri Toni dan Dinda untuk memastikan apakah mereka memang berdua atau ada orang lain, dan ternyata mereka memang hanya bedua, tadi aku benar-benar melihat ada orang lain. Dia seorang lelaki dengan baju batik dan celana coklat namun setelah aku dekati kok tidak ada siapa-siapa? Aku langsung merasakan merinding disekujur tubuhku.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as omniscient reader's viewpoint indonesia
Read
+Library
THE DISCOVERY ( INDONESIA)

THE DISCOVERY ( INDONESIA)

ucap Arkan “ Emang boleh?” “ Boleh, nanti gue susulin,” Aku pun mengangguk dan segera meninggalkan kantor pengelola hutan. Hutan pinus ini begitu luas akan kelelahan jika aku mengelilingi hutan ini, pikirku. Kuputuskan menuju auditorium yang berada di hutan Imogiri, entah namanya auditorium atau bukan aku pun tidak tahu. Yang jelas, tempat itu berisi kayu panjang yang ditata bersusun seperti kursi di stadion. Dan ditengah-tengahnya terdapat kayu besar mungkin digunakan sebagai panggung berbentuk seperti lingkaran. Aku duduk ditatanan kayu panjang paling atas mengamati sekitar. Pohon pinus disini tumbuh dengan tinggi, seperti pohon raksasa yang menjulang ke awan. Barisan pohon yang tertata r
2.0K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as omniscient reader's viewpoint indonesia
Read
+Library
Desember Ke-30

Desember Ke-30

Mengisahkan tokoh Johan dengan sahabat masa kecilnya di Indonesia, kisah hubungan dua manusia dalam gejolak sosial yang tengah berlangsung masa itu. Oeroeg mengungkapkan kerinduan tokoh Johan kepada sahabat dan negeri koloni tercintanya, yang pada akhirnya hanya tinggal kenangan. Kalau tidak memperhatikan betul nama penulisnya, mungkin aku akan mengira kalau buku yang menemaniku sekarang adalah buku terjemahan dari Indonesia. Hella S. Haasse menggambarkan kehidupan di Indonesia pada masa itu dengan detail, cara bertuturnya juga memikat.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as omniscient reader's viewpoint indonesia
Read
+Library
Obsesi Sang Penguasa

Obsesi Sang Penguasa

“Kalau kamu pikir semua yang kamu lihat itu sudah cukup, kamu terlalu optimis.” Jemari Ivanka mengepal di atas paha. Dia menahan diri untuk tidak terpancing emosi. “Aku tidak datang untuk bermain kata.”
101.0K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as omniscient reader's viewpoint indonesia
Read
+Library
The Other side (Indonesia)

The Other side (Indonesia)

Renata pergi kekamarnya meninggalkan Ganesa yang melanjutkan acara menonton tvnya. Saat suasana sudah sepi terkendali, Ganesa mengganti layar tv di depanya menjadi sebuah layar GPS besar yang menampilkan alat pelacak dan penyadap di mobilnya. Balckbooks mungkin, entahlah. Yang jelas dengan benda itu pembicaraan dan letak mobilnya bisa terdeteksi sangat jelas. Sial! Siapa sebenarnya Ganesa itu?! Kenapa dia bergerak seperti bayangan. Aku harus berhati-hati mulai saat ini dan memastikan untuk menghindar darinya.
1025.3K viewsCompletedAdded to Library 959 Times as omniscient reader's viewpoint indonesia
Read
+Library
AFRAID

AFRAID

Kedua gadis berparas ayu itu menyimak dengan saksama penjelasan Indra. "Menurut penelitian ahli syaraf Kanada Michael Persinger mempelajari keterkaitan efek medan elektromagnetik dengan persepsi manusia terhadap hantu. Penelitiannya menghasilkan hipotesis bahwa medan magnet yang berdenyut tidak kentara di bawah kesadaran manusia dapat membuat orang merasa seolah-olah ada "kehadiran" makhluk lain di dekatnya."
104.5K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as omniscient reader's viewpoint indonesia
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status