Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bos yang Memecatku, Kini Memaksaku Jadi Istrinya

Bos yang Memecatku, Kini Memaksaku Jadi Istrinya

"Kamu keren banget tadi pas nge-skakmat direktur operasional. Tapi aura Bos gila... sumpah, hari ini makin-makin dinginnya. Kayak kulkas dua pintu portable walking." Btari mendengus hambar, mengaduk-aduk es batu di gelasnya dengan sedotan. "Dingin dari mana? Itu mah bukan dingin, Sar. Itu emang watak aslinya yang arogan, egois, narsis, pokoknya paket lengkap semua sifat menyebalkan di muka bumi! Bapaknya iblis dia." omel Btari, meluapkan sebagian rasa dongkol yang membuncah di dadanya sejak pagi.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Bintang

Bintang

Tanya Andra. “Ye.” Jawab nya dengan kompak lagi. “BANGSAT, BERARTI KALIAN YANG BIKIN PAK ANU NGAMOK KAYA MONYET BETINA.” Teriak Naya keras dengan berkacak pinggang berwajah merah karena kesal.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Perjalanan Pendekar Tangan Satu

Perjalanan Pendekar Tangan Satu

Makhluk ini dikenal sebagai Orang Bati. Makhluk ini dengan matanya yang merah dan sosoknya yang berdiri layaknya manusia dengan sayap besar tengah mengikuti Pendekar Tangan Satu ini. Makhluk inilah yang membuat Ahool tidak turun menyerang Rawindra lagi karena takut dengan sosok Orang Bati yang jauh lebih ganas ini. Orang Bati melihat Rawindra sebagai mangsa, beda dengan Ahool yang melihat Pendekar Tangan Satu ini sebagai ancaman. Anehnya, Orang Bati tidak menganggu Ahool sama sekali atau berusaha memangsanya.
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 720 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Malam Panas Bersama Istri Majikan

Malam Panas Bersama Istri Majikan

Batari menganggap Mentari yang tidak merespon karena tidak mau berteman. Erina memperhatikan Batari yang memang wajahnya sangat mirip dengan Mentari, bisa dibedakan jika melihat warna kulit mereka yang berbeda dan tubuh Batari kurus sedangkan Mentari berisi. Kok anak ini seperti tidak terawat ya. Tadi juga kulihat Mbak Adel semakin kurus dan kusam. Meski diam tapi Erina memperhatikan sekitar.
5.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Raise - Betrayal of The Knight Templar Season 2

Raise - Betrayal of The Knight Templar Season 2

“Baik, Yang Mulia.” Orc tersebut mulai melepas celananya dan memperlihatkan sebuah batang penis hijau yang besar, panjang, dan berkedut. Tanpa rasa malu di depan banyak orang di lapangan besar ini, pantat Remulta diangkat dan penis milik Orc itu diarahkan ke depan pintu kemaluan Remulta. lalu dengan sedikit dorongan, penis Orc itu langsung masuk dan menancap ke dalam kemaluan Remulta tanpa perlawanan.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

Semua tampak begitu damai, namun ada aura aneh yang menguar dari tempat itu, seperti energi yang tidak terlihat tapi bisa dirasakan. Mereka akhirnya sampai di depan candi kecil yang terbuat dari batu hitam. Candi itu sederhana, tanpa ukiran yang rumit, tetapi memiliki kehadiran yang kuat, seolah-olah menyimpan rahasia-rahasia besar di dalamnya. Di pintu masuk candi, sosok besar berdiri tegak. Itu adalah Buto Ijo, makhluk mitologi dengan tubuh raksasa, kulit hijau kebiruan, dan mata yang menyala seperti bara api. Taring-taringnya yang besar terlihat jelas di balik bibir yang sedikit terbuka, dan tangannya yang besar memegang sebuah tongkat kayu panjang.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Mata Batin

Mata Batin

"Batu Biduri Merah. Itu nama batu itu." "Batu Biduri Merah." Bara merasakan kenyamanan saat menyentuhnya. "Batu itu bukan batu biasa. Batu yang hanya di bawa oleh orang-orang terpilih." Bara mendengarkan dengan seksama. "Apakah batu ini ada pemiliknya?" "Ada ia adalah ...." ****
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Ratu barbarku

Ratu barbarku

Benar-benar devinisi cinta buta! Aku berhenti di tempat penjualan hewan. Pandanganku tertarik pada sekumpulan anak ayam yang berukuran kecil. "Aaaaaa menggemaskaaaannn.." ungkapku dengan mata berbinar. "Tolong anak ayam ini dua, satu batina dan satu lagi jantan." Pinta Victor lalu mengeluarkan uang di sakunya. "Baik tuan.." "Apa itu untuk Roseline?" Tebakku.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Bukan Aku Orangnya

Bukan Aku Orangnya

Dan sampai saat ini semua suara itu masih menari indah dalam benakku. Dalam kesendirian aku menarik miring sudut bibirku. “Ternyata kebisingan suara tonggeret di kampung yang dulu begitu memuakkan jauh lebih tenang dibanding suara para manusia yang tak punya hati,” tuturku pada dinding yang sudah pasti tak akan bisa menanggapi. Aku nggak tahu apa hari ini aku yang terlalu sensitif atau bagaimana, tapi kata-kata mereka seolah menyudutkanku dan mengatakan kalau aku tidak becus mengurus anakku sendiri.
10557 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Binti Raharjo

Binti Raharjo

"I—ini." Dengan sedikit ragu-ragu, Wati mengulurkan tangannya. Meskipun tidak terlalu parah, tetapi luka berwarna merah itu akan berangsur menjadi coklat lalu meninggalkan bekas putih bintik-bintik merah seperti kulit babi di lengan Wati. Tidak boleh! "Kita ke dokter. Mau, ya?" "Buat apa, Pak? Nggak usah! Ini mau saya kasih odol ntar juga sembuh, kok."
102.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status