Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

Akan tetapi, bukan Aslan namanya kalau dirinya mengindahkan seluruh bisikan itu. Kini pria itu telah berdiri di samping Baron yang bernama Johnny. Tubuhnya hampir setara dengan Aslan. Yang membedakan ialah, warna kulit Johnny sedikit lebih cerahan dibanding Aslan yang pucat. Albert dan Edgar menatap penuh benci pada Aslan yang berdiri tak jauh dari mereka. Terutama Edgar, tangannya mengepal kuat, sorot kebencian pun tercetak jelas di kedua matanya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

Sampai akhirnya, dirinya menabrak tukang angkut beras. “Miaaanne,” seseorang yang tengah mengangkut beras menabrak Okita dan terjengkal ke belakang. Perlu diketahui bahwa seorang kuli yang kini ditabrak bukanlah seorang kuli yang tadi sempat dibuntuti oleh Okita. Namun, kelihatannya mereka memiliki kesamaan. Mereka adalah orang-orang Joseon yang menjadi budak segelintir orang-orang Nippon yang berdagang di Batavia.
107.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Saudara Rasa Orang Lain

Saudara Rasa Orang Lain

#SAUDARA RASA ORANG LAIN (17) Pov Majid dan Lila Part 17 "Apa sih, Sayang? Kamu emangnya nggak capek ya, sama pertempuran kita semalam? Aku pegel banget nih, udah lemes banget malah." Jawabnya asal, masih sambil memejamkan mata. Sontak saja aku pun terkejut dengan ucapan yang keluar dari mulut Arimbi.
7.710.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Mungkin juga agar nyamuk tak masuk pada malam hari. Aku membenarkan jilbab setelah membuka helm. Kemudian merapikan pakaianku sebelum menyapa perempuan yang sedang memasak kue yang pernah membuatku marah kepada Mas Adry. Kue lumba atau serabi. Di warung kecil yang berada di halaman rumah itulah wanita itu menjual dagangannya. "Beli apa mbak?" tawar wanita yang kutebak ibunya Audi itu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Kelana Nirbatas

Kelana Nirbatas

timpal si pria yang tak lain adalah Rawa. Meskipun tahu sahabatnya sedang dalam kondisi murung dan gundah gulana, tak membuat Rawa menahan diri untuk tidak mengejeknya, ia tertawa dengan bebas bersama Koh Banar, menyamakan Arsha dengan hewan langka yang terkenal sebagai maskot Provinsi Banten itu. “Hus!” pungkas Rhea sambil menyenggol lengan Rawa, “Lagi galau dia Koh, baru aja dihinggapi kenangan masa lalu,” lanjutnya kepada Koh Banar.
9.93.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Suami Sekaku Batako

Suami Sekaku Batako

gumam Satria menanggapi bantahan Asta tersebut. Mendengar kalimat laki-laki di dekatnya itu, Asta pun langsung mengarahkan tangannya ke lengan Satria. "Bodoh! Bodoh! Bodoh! Kamu itu yang bodoh, otak udang!" ujar Asta sembari terus mencubit lengan Satria dengan gemas. Setelah cukup lama mereka berdebat, akhirnya Asta pun menghela napas panjang dan kemudian meminta bill.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

Ucap Arumi yang sudah tidak sabar menunggu jawaban dari Alina. Akan tetapi, alina hanya menunduk Dia seolah merasakan kesedihan atas hasil tespek yang dia lakukan hari ini di toko. "Taraaaa hasilnya positif, " jawab Alina sambil menunjukan sebuah tespect dengan garis Dua merah yang sangat jelas. Sontak hal itu membuat Arumi terkejut bahagia dan langsung memeluk sahabatnya dengan erat. "Ya ampun Alina selamat yah akhirnya hasilnya positif," sahut Arumi dengan bahagia membuat Alina juga merasakan kebahagian sahabatnya.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Ranjang Ternoda

Ranjang Ternoda

Dia tetap menahan dirinya untuk tidak menangis, di saat melihat semua teman-temannya datang bersama keluarga dan orang tuanya. “Sakit rasanya, Tuhan. Aku tidak marah, aku tidak mendendam, aku juga tidak membenci kedua orang tuaku. Tapi, bagaimana ibu dan ayahku menuntut aku menjadi seorang anak yang berbakti, sementara mereka tidak memberikan hakku sebagai seorang anak. Aku berjuang seorang dirinya tanpa mereka, tapi mereka tidak melihat kebaikanku. Mereka hanya melihat betapa buruknya aku menjadi anak, tapi mereka lupa bahwa mereka juga bukanlah orang tua yang baik untukku. Apakah harus sesakit ini menjadi korban perpisahan orang tuaku?”
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Terjebak di Dunia Lain

Terjebak di Dunia Lain

tanya Raja Batista. "Ini adalah kesempatan bagi kalian untuk menangkap tabib Jorgi, dia sekarang berada di dunia manusia dan hendak mencelakai Nela yang saat ini sedang hamil!" Kakek Sutan lalu menceritakan semua tentang tabib Jorgi sebagaimana cerita yang di sampaikan Abilon padanya. Mendengar cerita itu Raja Batista terlihat terkejut dan dia sangat bersemangat, sudah saatnya dia menangkap dan menghukum tabib Jorgi. Dia lalu menghubungi nenek Kolona setelah kakek Sutan berpamitan pulang dan pergi ke dunia manusia. Mereka datang tepat waktu, karena Nela hampir saja celaka dengan senjata beracun.
9.541.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Raja Naga Penghancur Langit

Raja Naga Penghancur Langit

Semua orang berbaris di depan Batu Penguji Roh. Ini adalah batu hitam setinggi setengah tubuh manusia, berbentuk jam matahari aneh dengan sepuluh pola lingkaran yang terukir di permukaannya. Batu ini memiliki kekuatan spiritual khusus yang dapat menguji bakat bela diri.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai orang bati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status