Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Bukannya ungu nebula atau hitam Abyssal, cahaya ini terasa murni, dingin, dan menghakimi—seperti mata pisau yang membedah kegelapan. Di pusat orbit Bumi, tiga struktur raksasa berbentuk tombak kristal muncul dari pelipatan ruang-waktu. Mereka adalah armada The Outcasts, ras Primordial purba yang ribuan tahun lalu memilih untuk membuang emosi dan nafsu mereka demi mencapai bentuk kesadaran cahaya yang absolut. Mereka adalah musuh alami dari segala sesuatu yang berdenyut dengan gairah dan obsesi.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 20 Times as outcasts
Read
+Library
STAKEOUTS

STAKEOUTS

Warga sipil yang telah menyelamatkan bahkan menangkap seorang pengedar obat terlarang. “Sejak tadi aku penasaran, dari mana kau tahu namaku?” ujar Aster mengabaikan ucapan Ziggy. Aster masih harus berpura-pura bodoh. Meskipun ia tahu, bahwa Lucas sudah mengetahui dirinya. Aster hanya berharap, perubahan data identitasnya akhir-akhir ini tidak membawa kerugian besar padanya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as outcasts
Read
+Library
His Obsession

His Obsession

Semenjak perusahaannya bangkrut, lelaki itu selalu menyiksanya, merampas uang hasil ia bekerja yang akan digunakan untuk membeli minuman keras. Ya. Lelaki itu adalah Bastian -papanya-. Orang yang seharusnya mengayomi dan memberikan rasa nyaman dan perlindungan malah memberikan dampak buruk dan rasa takut untuknya. "Kamu kerja sebulan penuh tanpa libur hanya dapat segini?! Percuma Papa menyekolahkanmu tinggi-tinggi Megan! Lebih baik kamu jadi wanita panggilan saja, upahnya lebih besar!" teriak Bastian murka.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as outcasts
Read
+Library
Trapped

Trapped

Queen memasang wajah kesal pada boneka di tangannya. Sekarang, abaikan sebentar boneka kelinci. Queen memeriksa masih ada satu box di dasar paper bag. Kotak musik snow globe? Tanpa sadar, Queen tersenyum. Di dalam snow globe terdapat boneka anak laki-laki yang sedang mengecup kening anak perempuan. Ah ... menggemaskan sekali! Bagaimana mungkin Queen tega membuang benda selucu ini?
1010.0K viewsOn holdAdded to Library 249 Times as outcasts
Read
+Library
Unforgettable

Unforgettable

balas Jarvis. "Memangnya ada apa ya Pak?" tanya Jarvis lagi. "Jadi baru saja kemarin ada orang yang berusaha mencelakai Anna, mereka berjumlah tiga orang dengan memakai pakaian serba hitam, namun dari gerak geriknya mereka seperti ingin membawa Anna pergi dan bukan untuk melukai atau mencuri sesuatu darinya," jelas Brandon. "B-Bapak yakin kejadian itu bukan hanya kebetulan?" tanya Jarvis yang lumayan terkejut mendengar cerita bosnya itu.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as outcasts
Read
+Library
Turn Out

Turn Out

"Semoga saja hasil audit menemukan hal yang mengejutkan." Semua mata menatap kearah Reno yang memilih beranjak dari tempatnya dan keluar dari ruangan, kalimat yang penuh tanda tanya dan keempat orang hanya saling memandang. Vania memilih menatap laptopnya, pekerjaannya jauh lebih penting dibandingkan permasalahan outsourcing. "Alur outsourcing gimana?" Zafran mendekati Vania yang hampir saja teriak karena jarak terlalu dekat.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as outcasts
Read
+Library
Half Wolf

Half Wolf

Black menyeringai begitu semua anggota mengucapkan sumpah itu. "Sumpah itu tak hanya sekedar ucapan tapi juga pengakuan bangsa kita bangsa serigala," ucap Black. "Hidup bangsa serigala," ungkap semua bersorak. Hanya Yellow dan Blue yang merasa kesakitan di sini. Walau rasa sakit Blue tak seperti Yellow namun, keduanya menyesali semua pengkhianatan mereka.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as outcasts
Read
+Library
Safe Haven

Safe Haven

Sahut Karina dengan nada tidak percaya, Teddy memandangi nya dengan tatapan tajam. "Rin, hal ini udah terjadi. Mau itu Valen atau orang lain, kita nggak bisa ngembaliin keadaan kayak dulu lagi. Jadi fokus aja ke depan, oke?" Ucap Teddy karena jujur ia merasa lelah dengan keadaan ini. Ia hanya ingin kehidupan private yang jauh dari drama, itulah mengapa ia tidak ingin masa lalu atau kehidupan nya tersebar ke publik. Tapi sekarang??
1.1K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as outcasts
Read
+Library
ASHOLE

ASHOLE

Prangg! Tak fokus gelas tersebut malah jatuh pada lantai kramik. Pecahannya berceceran ke sana; kemari. Rio tanpa sadar menaruh gelas tersebut di intil meja. Awalnya hanya hampir jatuh saja. Niat Rio ingin mendorong posisi gelas agar lebih ke tengah, tetapi yang terjadi malah keterbalikan dari ekspektasi. Karena satu tangan Rio juga digunakan untuk menampung ponsel, maka ketika ia hendak mendorong gelas itu lebih ke tengah, tetapi gerakannya itu terslepet, antara selamatkan gelas atau tetap menggenggam hapenya. Dan pada akhirnya Rio lebih memilih hapenya. Mana bisa Rio hidup tanpa benda tersebut. Ibaratnya hape itu adalah belahan jiwa bagi Rio.
102.9K viewsOn holdAdded to Library 69 Times as outcasts
Read
+Library
Sad Boy

Sad Boy

Begitu sayangnya asisten ini pada Nalan, ia memang tak akan pernah lupa dengan kebaikan Nalan saat pertemuan 5 tahun lalu. Kala itu.... Hans yang berusia 13 tahun, hidup jadi gelandangan dibuang oleh ayahnya. Hidup terlunta-lunta di jalan, bahkan acap kali di pukul. Tidur hanya berselimutkan dingin. Tepat di gang perkampungan kecil, di Himalaya. Seseorang menculik Hans berniat menjual sebagai budak seks para lelaki, ia ketakutan dan berusaha meminta tolong sembari meronta.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 175 Times as outcasts
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status