Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kau milikku!

Kau milikku!

Apa kau masih menyimpan sapu tangan itu? ”Ehm, tidak. Untuk apa aku menyimpan benda itu. Aku pria dewasa dan tidak suka hal yang sentimentil,”sanggah Will. Sapu tangan biru milik ibunya. Hanya itu yang selalu ia bawa-bawa dulu. Sebagai pengingat dan pengobat rindu kepada ibunya. Kini sapu tangan biru itu masih tersimpan rapi di dalam kotak kayu. Will tidak mau menunjukkan sisi dirinya yang rapuh.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai own me
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Thanks for reading ❤️ let's meet Sean and Kesya again Ngakak aku tuh pas baca novel aku yang ini, idih geli sendiri gua, malah tulisannya juga jelek. Pengen ngebully tapi sayang yang nulis saya sendiri. wkwkwkkwkw
9.911.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai own me
Baca
+Pustaka
Me

Me

“ LLEVAÑA” Itu kata yang tertulis di atas tubuh boneka itu usang yang sebagian terbakar itu. “ Llevaña. Apa mungkin ini nama orang?” tanya Nana dengan asumsi miliknya. Lea hanya terdiam dan merenung, kenangan buruk menghantui dirinya kembali. Rasa takut mulai menyelimutinya, seluruh perasaannya bercampur bersamaan rasa bersalah. Ingin rasanya dia loncat dari gedung yang tinggi, jika dia mengingat masa-masa kelam itu.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai own me
Baca
+Pustaka
ONLY YOU

ONLY YOU

"Oke ayo!!" Mereka berjalan dengan penuh semangat, langkah mereka terhenti melihat mobil merchandise yang familiar sedang terparkir tepat di pintu gerbang. "Eh bukannya itu mobil direktur Wei?" tanya Xiyi sambil menunjuk kearah mobil tersebut. "Eh sepertinya iya, kenapa ia kesini?" gumam Meng Qi sambil berjalan kearah mobil tersebut.
92.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai own me
Baca
+Pustaka
Destiny About Me

Destiny About Me

ucapnya panjang lebar, memberi pengertian pada sang mantu. "Terus aku harus bagaimana Bu, Ibu tau kan? Aya ini orangnya nggak enakkan, Aya takut. Mas Dafa punya masalah yang berhubungan dengan aku, kalau memang iya. berarti aku ini memang sumber masalah, dari dulu aku selalu seperti itu. sampai aku nggak bisa bicara pun, itu juga karena diri aku sendiri. Pembawa sial!"
12.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai own me
Baca
+Pustaka
My-Ex

My-Ex

Ucap OB yang ternyata salah mengantar Omega untuk menemui Bapak Wahyu temannya kepada yang sesama OB itu. "Betul, beliau ini adalah Young Master Omega pemilik dari perusahaan dan juga gedung ini," Ucap Bapak Wahyu yang mengetahui siapa Omega sebenarnya. Diketahui Bapak Wahyu bisa mengenal Omega, karena dia sering melihat foto Omega yang berada di ruangan kerja ayahnya Omega, saat dia membersihkan ruangan CEO. Bapak Wahyu kembali bertanya dengan berkata kepada Omega ;
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 609 kali sebagai own me
Baca
+Pustaka
You Are Mine

You Are Mine

"Biar gue antar." "Nggak usah," ujar Yuca. Naja yang sudah beranjak tidak jadi pergi dan malah menatap Yuca yang tengah membuka bilik tempat jajan. Ia mengambil sebungkus Mie Indomie goreng dari sana lalu meletakkannya di samping kompor. "Nggak apa-apa. Gue sendiri aja, lagian bawa mobil." Naja mengernyit, memandangi sebungkus mie, di mana tangan Yuca masih berada di atasnya. Menyadari itu, Yuca buru-buru menarik tangan.
9.95.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai own me
Baca
+Pustaka
A Part of Me

A Part of Me

“Yaudah, gue temenin ngobrol gimana? Gue kayaknya agak lama juga, soalnya mobil gue dipinjem temen” Gue merasa canggung banget. Gue tipe MBTI INFJ – A yang dimana gue sangat meyakini kalau gue gak bisa mudah dekat sama orang baru. Kehidupan introvert gue gak bisa disembuhkan. Lagi pula gue ini perempuan kuat yang kalau sendiri pun bukan sesuatu yang harus dicemaskan. “Yaudah, Hanki, Padi, kita duluan ya!”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai own me
Baca
+Pustaka
Masih Menjadi Milikku

Masih Menjadi Milikku

Olivia memeluk sahabatnya, “Aku tidak tau bagaimana caranya berterima kasih padamu.” “You just have to trust yourself!”
10814 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai own me
Baca
+Pustaka
Ranjang yang Bukan Milikku

Ranjang yang Bukan Milikku

“Mas, nggak usah repot-repot. Aku bisa kok pakai uang sendiri.” “Ah, udah deh, sayang. Aku yang bayar. Lagian, kamu kayak ke orang lain aja sih,” jawab Arka sambil membuka aplikasi bank di ponselnya. Alea merasa sedikit canggung, tapi akhirnya mengangguk. “Iya deh, Mas.” Arka hanya tersenyum, kemudian menekan tombol untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening Alea. “Udah, aku transfer. Semoga cukup buat seminar besok. Kalau kurang, bilang aja.”
98.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai own me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status