Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Shirea

Shirea

Aku bisa merasakan keraguan di matanya, namun disaat yang sama, aku juga melihat ada perasaan lega yang tersirat. “Sebenarnya—di tengkuk lehermu ada sebuah tanda lahir, dan tanda lahir itu—mirip dengan putra ke empat raja terdahulu.” “Jadi—aku benar-benar seorang Shirea ? Apa itu berarti jika aku hidup, putra ke empat juga masih hidup?”
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai oye
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

Rimba berusaha menenangkan Gina. "Oh, ok sorry," sesal cewek dengan rambut panjang yang dibiarkan tergerai itu. "Lo emangnya gak tahu siapa si Oja?" "Namanya Seroja bukan Oja," protes Rimba. "Iya, itu tuh nama panggilanya." "Unik banget sih." "Jadi, lo beneran gak tahu si Oja?" Rimba hanya menggeleng sambil memasukan sesendok soto ke mulutnya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai oye
Baca
+Pustaka
Anara

Anara

Dan menjadi neraka yang panas membakar disaat siang. Nama gadis itu Anara, Anara Carwen Sarendra. Putri tunggal Brama Sarendra, salah satu dari sepuluh orang paling berpengaruh di dunia. Kekayaannya tak dapat di hitung, belum lagi aset dan yayasan-yayasan yang di kelolanya. Membuat seorang Brama dan keluarganya, menjadi incaran para pencari berita.
9.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai oye
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

saran Irine tiba-tiba. “Hah? Gila kamu! Kamu mau mandi bareng buaya-buaya itu?” tanyaku heran dengan pemikiran Irine, meskipun tampangnya polos tapi ternyata, ckckckck. “Lebih baik mandi sama buaya daripada sama hantu!” bela Irine yang bergidik ngeri membayangkan mandi dikamar mandi pojok, bawah pohon bambu. “Ide cemerlang!” kata Ida mengangkat jari telunjuknya di samping kepala, mirip orang yang sudah memecahkan soal matematika yang paling rumit sambil tersenyum picik.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai oye
Baca
+Pustaka
Mon Amour

Mon Amour

“Bukankah kau lebih tua? Kurasa panggilan Obaa-san lebih cocok untuk wanita tua sepertimu.” Avan terbahak mendengar Vian yang memulai untuk mengejek Rizuki. Ia ingin menimpali tapi diam tak berpendapat adalah pilihannya kini. Ia ingin melihat pertunjukan seru yang akan mereka tunjukkan setelah Vian memancing emosi Rizuki. Perlu diketahui, Obaa-san adalah panggilan untuk menyebut bibi pada orang yang lebih tua. Dan Vian tahu jika Rizuki benci panggilan itu.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai oye
Baca
+Pustaka
Mas Sena

Mas Sena

ucap Zelina. “Ya tiap kali gue lihat, gue hitung sampai lima pasti dia kibasin rambutnya. Dasar cowok tebar pesona,”ucap Vidya. “emmm, biasanya nih. Kalau orang ngedumel terus ngomentarin orang apalagi lawan jenisnya, itu tanda tanda lo suka,” “ehh, naudubillahmindalik , gue suka sama dia? Gak deh gak, spesies crocodile, yang harus di lindungi. Yakali gue suka sama dia,”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai oye
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

tanya Varo yang sebenarnya tak perlu jawaban. “Ini, Umma yang tanam pepohonan, yang buat taman kecil dan kolam ikan, Abah.” Meera tersenyum menatap Varo yang tak berkedip melihat sekeliling rumah Meera yang sangat rindang, meski dalam keadaan malam hari. “Ngedip, Var,” Meera terkekeh melihat tingkah atasannya yang kini sangat berbeda dengan saat di kantor. “Aku ... kagum aja,” ucap Varo lirih.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai oye
Baca
+Pustaka
Obsesi

Obsesi

Nama: Kaizen Bramasta Username: Golden Irish Senjata: keping senjata 10x Kartu: 0 Benda terkutuk: 0 Poin bertahan hidup: 100 Skill: Pengunci jiwa Kemampuan: D. Terlemah dari yang terlemah Komentar: Gadis sampah yang murahan. Bisa bertemu dan bernegosiasi dengan sang Mata adalah hal terbaik yang pernah kau lakukan dalam hidupmu, jadi berlutut dan nyanyikan pujian untukku, sialan!
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai oye
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

Amora pergi dengan ojek online. Sesampainya di sana, Amora celingak-celinguk mencari markas Oscar. Ia tidak tahu ciri-ciri anak Oscar. Berbeda dengan anak-anak Baskara yang mencirikan diri mereka dengan gelang tali berwarna biru. Saat itu, Amora tak sengaja melihat seorang cowok dengan motor ninjanya dengan pelan. Ia pikir, mungkin itu salah satu anak Oscar. Amora mengikuti dari belakang dan benar ... Amora menemukannya. Markas Oscar. Amora yakin. Ia melihat banyak motor dan ... Ia juga melihat salah satu cowok yang waktu itu memukuli Raga bersama Jeha di belakang sekolah. Amora melangkahkan kakinya tanpa rasa takut. Rasa penasarannya mengalihkan ketakutannya. Saat sampai di sana, beberapa a
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai oye
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status