PETAKA REUNI
Bahkan, beberapa bulan awal setelah menikah, kami bagai dua orang irit suara yang sama-sama enggan memulai percakapan.
Stelah menikah, keluarga besar atau kerabat melihat kami sebagai pasangan bahagia dan bahkan menjadikan kami contoh untuk anak-anak mereka. Tentang menikah yang tak harus diawali pacaran, tentang perjodohan berakhir bahagia, keluarga selalu melihat kami. Namun, sesampainya di rumah, kami akan kembali menjadi dua kutub berbeda.
Akan tetapi, semua berubah sekarang. Sejak aku sakit tempo hari, kami berdua menjadi kian akrab saja. Seperti tak pernah saling diam dan bertolak belakang sebelumnya, kami bersama nyaris setiap waktu.