Jiwa Yang Tertukar
Ia meniru gerakanku yang seperti posisi orang ruku tapi meletakkan seluruh bagian tubuh dan kedua tangan di atas ranjang kecuali bagian perut bagian bawah.
"Nah, begitu."
Setelah sesuai arahanku, aku mulai memijat punggungnya. Tiap kali kutekan dan bergerak ke arah kepalanya ia seperti mengeluarkan napas lega. Mungkin aliran darahnya menjadi lancar.
"Mas, seingatku besok jatuh tempo pembayaran tanah yang akan kita tempati di lokasi baru. Besok bayarlah, ya, menggunakan uang yang ada di rekekning BCI," ucapnya.