Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menikah Dengan Paman Tunanganku

Menikah Dengan Paman Tunanganku

“Aku… aku mau menulis surat utang. Uang itu… uang itu utangku kepada Tuan Keenam. Aku mau membayarnya kembali! Tapi… aku juga butuh meminjam 280 juta lagi. Aku akan bayar semuanya! Bunganya berapa pun, aku bayar!” Paman Kelima menatapnya lama… lalu tertawa pendek. “Berani sekali kau bicara begitu.” “Kau… kau menertawakanku?” Bram hampir berdiri, tapi kekuatannya langsung hilang, bahunya meluruh jatuh. Paman Kelima berdiri, wajahnya tetap tersenyum tapi setiap kata seperti pisau. “Kau mencemooh Tuan Keenam, menuduh uangnya kotor. Tapi hari ini kau mau meminjamnya? Logika macam apa itu?”
9.2K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as pagar bronjong
Read
+Library
Sang Penggoda Bayaran

Sang Penggoda Bayaran

Tapi segera dienyahkan dan kembali fokus pada pembicaraan mereka. "Gue bakal atur pertemuannya kalau lo setuju. Gimana?" Laura terdiam. Menimbang sejenak. "Katanya sih, berani bayar lo seratus juta." Hah? S—seratus juta?! Rasa ragu yang awalnya masih menggerogoti hati, kini enyah seketika. "Oke, deal!" "Dasar matre!" "Jangan lupa ngaca ya lo!" dengkus Laura yang kembali memecah tawa sahabatnya.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as pagar bronjong
Read
+Library
GELANDANGAN YANG KUBELI TERNYATA KONGLOMERAT

GELANDANGAN YANG KUBELI TERNYATA KONGLOMERAT

Suara Satrio menggelegar, menyambar telinga Bram hingga pemuda itu buru-buru menjauhkan ponsel dari telinganya. "Hayo katakan padaku, kau kemanakan uangku! Setiap hari selalu saja ada laporan keuangan masuk. Setiap kali laporan pasti ada saja pengeluaran uang." "Maaf Pa tapi ini darurat," ucap Bram sambil memandang kiri dan kanan. Takut kalau-kalau ada orang yang melihat gelagatnya. "Darurat dengkulmu! Kau kira cari uang gampang hah?! Pokoknya Papa nggak mau urusan, setiap pengeluaran Papa catat sebagai hutang kamu sama Papa."
3.4K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as pagar bronjong
Read
+Library
DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

Ia tergelak kecil, sebuah tawa renyah dan tulus yang jarang sekali lolos dari bibirnya akhir-akhir ini. Memperhatikan tingkah absurd ketiga seniornya yang masih asyik berdebat fisik memperebutkan harga diri soal cicilan Paylater di tengah lorong ini terasa sangat membumi dan menyegarkan. Beban berat berukuran ton yang menekan pundaknya seolah terangkat terbang sejenak.
184 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as pagar bronjong
Read
+Library
Istri Pajangan

Istri Pajangan

tanya seorang kernet mobil pada Sandi. "Didepan pak, depan lampu merah ketiga," jawab Sandi sambil menyerahkan ongkos di tangannya. "Lho, kurang pak. Masa cuma segini? Tambah 10rb lagi pak!" pinta kernet itu kembali. Sandi mencoba merogoh uang di saku celananya, llau di pakaian yang ia pakai. Ternyata sama sekali tak ada uang sedikitpun. Wajah kernet itu berubah menjadi merah. Ia mengira kalau Sandi hanya sedang bersandiwara saja.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as pagar bronjong
Read
+Library
Across : Bayar Aku! (Indonesia)

Across : Bayar Aku! (Indonesia)

ujar Joya semakin memperkuat cengkeramannya. Agha berbalik menatapnya, “jika tidak bisa dijual, buang saja semuanya.” Joya tertunduk sambil menarik napas panjang, “setidaknya, bayar semua makanan itu! Kau ingin membayarnya, atau tidak? Aku, tidak bisa pulang jika tidak membawa uang,” ancam Joya dengan menarik kerah kemeja Agha. “Aku tidak memesannya, jadi aku tidak akan membayarnya,” timpal Agha dengan menepis tangan Joya hingga tangannya itu terlepas dari kerah kemeja yang Agha kenakan.
107.2K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as pagar bronjong
Read
+Library
NGAMAR ATAU BAYAR

NGAMAR ATAU BAYAR

Dedi mengangguk lesu. "Ya, hanya rumah ini yang bisa ku beli dengan kredit. Jadi rumah yang kemarin, aku oper kredit lalu uangnya untuk mengembalikan uang bonus pada sugar momyku. Sedangkan uang dasar pelayanan yang telah dibayarkan beliau selama ini tidak perlu dikembalikan," ujar Dedi. Agustina menghela napas panjang.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as pagar bronjong
Read
+Library
Kutemukan Cinta di Suami Kedua

Kutemukan Cinta di Suami Kedua

bentaknya emosi. "Uhmm ... bukankah kau butuh membayar pinjaman bank yang hampir jatuh tempo?" jebak Alagar. "10 Milyar sangat cukup untuk menyelesaikan masalah pelik perusahaan keluargamu!" Brengsek! Batin Amirah memaki.
1012.9K viewsCompletedAdded to Library 387 Times as pagar bronjong
Read
+Library
Jiwa Yang Tertukar

Jiwa Yang Tertukar

Ia meniru gerakanku yang seperti posisi orang ruku tapi meletakkan seluruh bagian tubuh dan kedua tangan di atas ranjang kecuali bagian perut bagian bawah. "Nah, begitu." Setelah sesuai arahanku, aku mulai memijat punggungnya. Tiap kali kutekan dan bergerak ke arah kepalanya ia seperti mengeluarkan napas lega. Mungkin aliran darahnya menjadi lancar. "Mas, seingatku besok jatuh tempo pembayaran tanah yang akan kita tempati di lokasi baru. Besok bayarlah, ya, menggunakan uang yang ada di rekekning BCI," ucapnya.
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as pagar bronjong
Read
+Library
Bukan Pernikahan Impian

Bukan Pernikahan Impian

"Pesanan meja nomor 16 belum dibayar. Mas tadi bilang anda yang harus membayarnya." Bram membuang napas kasar, dadanya kian bergemuruh menahan amarah yang sebentar lagi akan meledak. Dion sudah mampu membuat tekanan darahnya naik seketika. "Kurang ajar! Lelaki itu sudah mengibarkan bendera perang padaku. Awas saja, akan kubalas, Dion!" batin Bram kesal. "Mas, dengar ucapan saya, kan?" tanya pelayan itu karena Bram hanya diam membisu.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 261 Times as pagar bronjong
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status