Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

"Aku menerima bahwa tanpa kegelapan ini, aku tidak akan memiliki kedalaman. Tanpa rasa sakit, kebahagiaan hanyalah sebuah warna yang tipis." Nara mulai menggambar menggunakan tinta hitam itu di dinding basement. Ia tidak menggambar monster; ia menggambar 'Bintang-Bintang di Malam Hari'. Ia menunjukkan bahwa kegelapan bisa menjadi latar belakang yang indah bagi cahaya. Ia mengubah Primal Gloom menjadi 'The Ink of Depth'—Tinta Kedalaman.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as painter of the night bahasa indonesia
Read
+Library
Black Finger (Indonesia)

Black Finger (Indonesia)

Anderson. Isabel menatap orang itu. Mr. Anderson amat mengerti dirinya. Setiap kali Isabel selesai melukis, ada pujian yang ia dengar dari pak guru. Dan setiap itu pula Isabel akan berkata, “Saya pernah memimpikan ini, dan saya melukisnya.” Salah satu lukisannya,“Pintu Rahasia” pernah menjadi lukisan terbaik saat walikota menggelar ajang untuk pelukis muda. Sekarang lukisan itu ada di galeri seni terbesar di kota. Dalam mimpinya, pintu itu tepat ada di depan kamarnya sekarang. Kamar terujung lantai tiga asrama perempuan di Slavidion. Beberapa kali bermimpi, ia merasa itu begitu nyata. Isabel sempat membukanya dan melihat sesosok perempuan duduk di depan meja. Menghadap jendela besar dimana t
1013.9K viewsCompletedAdded to Library 305 Times as painter of the night bahasa indonesia
Read
+Library
KETIKA ISTRIKU BERHENTI MENGELUH

KETIKA ISTRIKU BERHENTI MENGELUH

“Rumah ini gak akan pernah nutup pintu buat kamu, Bar. Sejauh apa pun kamu pergi.” ** Dan malam itu, Abrar melukis lagi. Kali ini, gambar seorang ibu dan anak duduk berdampingan, menghadap langit malam, dikelilingi bintang-bintang. Judul lukisan itu? “Pulang” ---
1088.0K viewsOngoingAdded to Library 2.8K Times as painter of the night bahasa indonesia
Read
+Library
Kupu-kupu Kertas

Kupu-kupu Kertas

Cahaya lampu villa yang berleret-leret di kejauhan tak mampu menerangi areal persawahan di depan kediaman Pak De sehingga, tak menyisakan sedikitpun keindahan yang memukau saat pagi ataupun senja. Sesi nude painting dilanjutkan setelah Pak De pulang dari rapat bersama para koleganya di Museum La Mayeur. Pak De berkata bahwa, nantinya akan ada 5 lukisan baru yang akan menjadi highlight dalam pameran Sang Maestro di Perancis, lukisan erotis Ava bersama Indira ini akan menjadi pembuka. Untuk karya berikutnya, Sang Maestro memerlukan model lain yang tak kalah liar dari si pemuda brewok.
1010.9K viewsCompletedAdded to Library 393 Times as painter of the night bahasa indonesia
Read
+Library
The Devil CEO

The Devil CEO

Mendapati Ethand sedang menatapnya, Emma langsung kembali mengalihkan hodeed eyes miliknya pada lukisan. “Di sinilah kamu akan melihat malam yang tidak terlihat gelap...” Ethand terdiam sejenak dan terus menatap Emma. “Kamu akan melihat awan berwarna biru yang sangat indah.” Lanjut Emma yang langsung menoleh ke arah Ethand dan membuat netra keduanya saling beradu. *** Bersambung....... Vincent Van Gogh membuat lukisan Cafe Terrace Of Night pada tahun 1888.
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 593 Times as painter of the night bahasa indonesia
Read
+Library
Kubayar Hutangmu Dengan Tubuhku

Kubayar Hutangmu Dengan Tubuhku

Matahari mulai tenggelam, menyisakan keremangan twilight di dalam studio. Aku tenggelam dalam trance. Kuasku menari liar di atas kanvas, mencampur warna burnt umber, ochre, dan crimson. Aku tidak melukis realis. Aku melukis emosi. Aku melukis rasa lapar yang kulihat di matanya. "Berhenti," suara Cakra memecah keheningan. Aku tersentak, kuasku berhenti di udara. "Belum selesai..."
897 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as painter of the night bahasa indonesia
Read
+Library
My Cool Lady (Bahasa Indonesia)

My Cool Lady (Bahasa Indonesia)

Selalu dingin seperti itu, bahkan isi pesan untuk pacarnya saja Bella tidak pernah mengetiknya dengan kalimat lebay. Dimas : Hai, aku baru selesai presentasi. Bella : Apa kamu kena marah? Dimas : Iya, tapi lupakan saja, atasanku memang tukang marah. Bella tersenyum sendiri. Ya dimas memang selalu bercerita jika sang atasan suka marah-marah tak jelas. Bella : Pulang jam berapa? Dimas : kayaknya aku pulang larut, apa kamu bisa pulang sendiri? Atau tetap menungguku?
1017.0K viewsCompletedAdded to Library 372 Times as painter of the night bahasa indonesia
Read
+Library
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

“Wah makasih Kaka” Delia termenung di meja belajar memandangi lukisannya yang belum jadi di buat. Warna-warni cat air membekas di meja dan bajunya, Delia merasa jikalau ada yang kurang dari lukisannya. Ya warna langit begitu pucat tidak seperti senja pada umunya. Delia mulai mencampurkan warna merah dan kuning agar menghasilkan warna oren yang cantik. Tak lupa matahari setengah lingkaran ia gambar menambah indah dengan dua anak yang menatap langit senja dengan kagum. Delia menggambar dirinya dengan Damar yang sedang menatap senja di tepi Laut. Lukisan yang dia buat penuh dengan makna yang teramat dalam.Tentang dua orang sahabat yang selalu bersama tuk menunggu senja dan datangnya malam.Tenta
106.2K viewsOngoingAdded to Library 162 Times as painter of the night bahasa indonesia
Read
+Library
Bad Guy (Bahasa Indonesia)

Bad Guy (Bahasa Indonesia)

"Oh, iya, tunggu Kak." Sera segera mengambil frame ukuran sedang yang berisi potret dirinya dan Alena yang berupa lukisan. Katanya, kemarin malam Sera sengaja begadang untuk menyelesaikan lukisan itu. "Kau memaksaku berkunjung hanya untuk memberikan lukisan ini?" Gadis itu mengangguk antusias, "Iya, sejak kemarin aku tidak sabar ingin memberikannya pada Kakak. Anggap ini sebagai tanda persahabatan kita, he he."
9.830.1K viewsCompletedAdded to Library 721 Times as painter of the night bahasa indonesia
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Tanda tangan itu berinisial 'B' dengan lekukan artistik, menunjukkan ciri khas seorang pelukis yang berjiwa seni tinggi. Langit mendekati kanvas tersebut, terpesona oleh detail dan emosi yang tertuang dalam lukisan itu. Setiap goresan kuas seakan bercerita, mengungkapkan perasaan dan pikiran terdalam Senja yang mungkin sudah lama terpendam. Namun, di sisi lain, pemandangan itu juga menimbulkan rasa takut dan khawatir di hati Langit. Lukisan tersebut seolah mencerminkan kehancuran seseorang, dan membuat Langit bertanya-tanya, apa yang membuat Senja memutuskan untuk melukis kehancuran dunia ketika ada begitu banyak pemandangan indah yang bisa dia lukis?
3.3K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as painter of the night bahasa indonesia
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status