Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Arjuna untuk Evelyn

Arjuna untuk Evelyn

Elangga bangkit berdiri, memakai jasnya serta meraih kunci mobil "aku harus berangkat, kau pikirkan baik-baik ucapanku Eve. Dan kenalilah Arjuna, jika kau menyukainya jujurlah, jika dia menyakitimu maafkan aku, aku tidak akan membiarkanmu bertemu lagi dengannya." Arjuna baru saja sampai didepan rumah Evelyn, rumah besar yang ditumbuhi banyak bunga dihalaman. Aroma mawar memasuki indra penciumannya. Dia keluar dari mobil diikuti oleh Farah, Arjuna melihat El baru saja keluar dari rumah dan mereka berpapasan. "Sedang apa kau disini?" El mengerutkan kening. "Tentu saja menemui calon istriku," jawab Arjuna santai.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as panah asmara arjuna
Read
+Library
Terdamparnya Sang Putri Duyung

Terdamparnya Sang Putri Duyung

tanyanya, suaranya halus namun dipenuhi ancaman tersembunyi. "Oh, ini hanya kebetulan, Tuan Jagad Buana," jawab Arjuna dengan senyum menawan. "Putri Arimbi adalah teman lama saya dari lingkaran bisnis dan sosial di Jakarta. Kami tidak pernah menyangka akan bertemu di acara seperti ini."
1.5K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as panah asmara arjuna
Read
+Library
Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Anak panah itu meleset dan hanya mengenai tanah. Suryakusuma langsung pucat pasi. Ia terlihat syok dan tidak bisa bergerak, seperti robot yang tiba-tiba rusak mesinnya. Rajendra menatap Asmaran dengan tatapan dingin. “Kau bukan lawan yang sepadan untuk mereka. Lawanmu yang sebenarnya adalah aku. Mari kita selesaikan ini berdua.” Asmaran menyeringai, merasa tertarik dengan tantangan Rajendra. “Baiklah, anak muda. Kalau begitu, jangan salahkan aku jika kamu harus pindah alam lebih cepat dari yang kamu bayangkan.”
9.858.6K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as panah asmara arjuna
Read
+Library
Dibuang Mantan, Dimanjakan Sultan

Dibuang Mantan, Dimanjakan Sultan

Mentari belum sepenuhnya terbit, tetapi hawa dingin khas pagi hari telah menyapa Marla sehingga dia bangun terlebih dahulu. Akan tetapi, Marla menyadari sesuatu saat melihat lengannya. Dia telah memakai piama. Bukannya semalam dia tertidur dalam perjalanan pulang dari pelelangan? Kenapa sekarang dia sudah memakai piama? "Teruskan, Marla, terus elus kepalaku," gumam Arjuna, membuat wanita itu tersentak. "Mas Arjuna sudah bangun?" "Hmm," Arjuna kian mengeratkan pelukannya. "Rasanya aku mau begini saja, Marla. Tidak perlu ke kantor, bekerja, bersamamu saja."
102.2K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as panah asmara arjuna
Read
+Library
TUAN MUDA ARJUNA MENCARI CINTA

TUAN MUDA ARJUNA MENCARI CINTA

sahut Jane kepada Arjuna. Sambil menyematkan cincin berlian limited edition milik almarhumah ibunya di jari manis Jane, Arjuna berkata lagi, “Oh ya, Nona Jane. Nama saya, Arjuna Levin. Nama panjang Anda, siapa?” tanyanya kepada gadis itu. “Sa … saya, Jane Calista Cintania.” Tiba-tiba Jane mengingat satu nama di dalam dompetnya tepatnya di sebuah kartu nama.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as panah asmara arjuna
Read
+Library
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Rasa cinta yang tumbuh di antara asap dan darah itu kini menjadi pertaruhan terbesar dalam lakon. “Tapi jika lakon ini meminta korban .…” Raka memulai, ingin tahu apakah Kirana memahami risikonya. “Aku sudah memperkirakannya sejak awal. Hanya ada satu hal yang bisa mengakhiri perang, yaitu Panah pamungkas Arjuna. Dan kau tahu apa panah itu.” Kirana menarik napas, melihat jam tangan. Sudah waktunya untuk bertindak, mempersiapkan pertempuran esok hari.
925 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as panah asmara arjuna
Read
+Library
Pernikahan Dadakanku yang Luar Biasa

Pernikahan Dadakanku yang Luar Biasa

seru Jingga menggantung. “Jingga!” Suara terengah-engah memotong kalimatnya. Arman berlari menghampiri mereka sambil mendekap map cokelat. Melihat Arjuna yang mengenakan jas berkelas, jiwa matre pria paruh baya itu langsung berbinar serakah. “Ini calon suamimu? Wah, Pak, saya ayahnya—” Arman berbasa-basi, mencoba akrab.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as panah asmara arjuna
Read
+Library
Dara  Amara

Dara Amara

Meyliyani Jessika Maramisoh daraayahmuaku rindu almarhum ayah
Adara menyuntikan kembali obat dilengan Intan. Lama kelamaan, Intan pun tak sadarkan diri kembali. Wajah cantik tadi kini sudah berubah menjadi wajah kumal yang berantakan. Air mata menetes membasahi kedua pipi gadis berambut pirang ini. Adara menekan kembali Besi panas itu. Kemudian,mengangkatnya. Terbentuklah angka Satu. Kulit perut Intan terlihat melepuh.
103.6K viewsOn holdAdded to Library 92 Times as panah asmara arjuna
Read
+Library
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

Asmara. ***** BERSAMBUNG
9.646.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as panah asmara arjuna
Read
+Library
Belenggu Asmara Tukang Kebun

Belenggu Asmara Tukang Kebun

sahut Loulia. “Ya, Loulia Barsha. Nama yang cantik. Begini… setelah melihat kemampuan aktingmu tadi, saya rasa kamu berpotensi menjadi artis besar. Ada beberapa film membuka casting demi mencari pemain yang pas, dan aku akan mempromosikanmu,” tutur Deon.
109.0K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as panah asmara arjuna
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status