Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PURA-PURA TIADA

PURA-PURA TIADA

Jawab Arin sambil menampilkan ekspresi wajah serius. Mereka semua akhirnya berpencar sesuai Arahan Arin. ___ Kunes memandang pintu didepannya sambil menahan tawa. Dirinya tadi mengira, bahwa poster nenek jongkok itu adalah poster salah satu artis Korea yang sering dibicarakan istrinya. Namun ternyata, memang gambar nenek-nenek jongkok, yang tidak lain adalah Puspa yang sedang berjongkok diatas sebuah batu.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai pandangan kosong
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

Namun seiring pandangannya bergerak dari satu foto ke foto lain, matanya perlahan meredup. Ada sesuatu yang terasa... kosong. Sesuatu yang hilang dari setiap bingkai itu. Ia mengelus permukaan kaca pigura dengan ujung jarinya, lalu bergumam pelan, “Semuanya lengkap... tapi nggak benar-benar lengkap.” Reza menoleh dari lantai, masih memangku Birendra. “Hm? Kamu bilang apa, Sayang?”
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai pandangan kosong
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Sang Dewa Perang

Gairah Cinta Sang Dewa Perang

Tidak bisa berpikir apa pun. Pandangannya buram. Tidak bisa melihat apa pun. Telinganya berdenging. Tidak bisa mendengar apa pun. Kepalanya disandarkan kembali di kepala ranjang yang empuk, matanya menatap kosong. ‘Kai menghilang… Kai menghilang… pria itu—menghilang.’
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai pandangan kosong
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Makna kembali tumbuh. Namun, pada saat dunia mulai stabil, satu sosok muncul dari celah retakan: seorang anak kecil dengan mata seperti ruang kosong. Ia memperkenalkan dirinya sebagai Blank entitas pertama dari “dunia yang tidak ingin ditulis.” “Aku bukan tokoh,” ucapnya. “Aku adalah kehampaan. Aku adalah respons terhadap dunia yang terlalu banyak suara. Aku tidak ingin mengisi dunia ini. Aku ingin menghapusnya.”
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai pandangan kosong
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

ujar Dewa Maut. Garis titik nol itu, Pukulan Kosong, menembus dinding Kekosongan Gelap Rembong seolah-olah dinding itu adalah kabut. Tidak ada ledakan, tidak ada suara, hanya penghapusan total Prana di jalur serangannya. SREKKK! Pukulan Kosong itu menghantam dada Rembong. Rembong terhuyung, matanya terbelalak karena ketidakpercayaan.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai pandangan kosong
Baca
+Pustaka
Tafsir Waktu

Tafsir Waktu

“Ya, menikmatinya. Menikmati kesendirian, menikmati kekosongan dan menikmati kehampaan.” Aku ngeri mendengar pernyataanya. Orang yang mirip aku ini sepertinya sudah tidak waras lagi. Sepanjang aku hidup, belum pernah ada orang yang mengatakan “Aku menikmati kesendirian, kekosongan dan kehampaan.” "Persetan dengan mereka semua. Aku tidak pernah mempercayai siapapun di dunia ini. Bahkan Tuhan sekalipun, aku tidak mempercayainya.”
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai pandangan kosong
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Ancaman di Ujung Pena: The Blank Canvas Namun, di tengah kedamaian itu, Surya menyadari satu hal. Dengan hilangnya Sang Penulis Final, alam semesta kini adalah sebuah "Kanvas Kosong". Meskipun mereka bebas, mereka kini bertanggung jawab penuh atas segala sesuatu yang muncul. Dan di luar sana, dalam kegelapan yang belum ditulis, mulai muncul entitas-entitas yang lahir dari "Imajinasi Liar" tanpa kendali.
690 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai pandangan kosong
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Seseorang yang sudah tidak punya rumah, tidak punya ayah, tidak punya uang, dan tidak punya harga diri. Seseorang yang sudah tidak punya rugi apa-apa lagi (nothing to lose). Luna menatapku lurus-lurus. Sudut bibirnya berkedut sedikit, bukan senyum, tapi seringai kematian. Dia tidak mengucapkan sepatah kata pun. Tapi tatapan kosong itu mengirimkan pesan yang jauh lebih mengerikan daripada ancaman verbal mana pun. Tunggu saja.
9.468.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai pandangan kosong
Baca
+Pustaka
NODA

NODA

Pandangannya lurus ke depan dengan mata yang terlihat kosong dipenuhi oleh kaca-kaca. "Sudah selesai bicaranya Anyelir? Aku boleh bicara, Sayang?"
9.9177.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai pandangan kosong
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
ayoe rahayoe
Ku kejar dikau kemana² kak demi cerita ini. awal baca di apk merah, loncat ke ijo isi koin banyak² biar gk tertinggal bab kek di merah ternyata di ijo ceritanya mandeg beberapa hari,ada yg usulin apk ini dan sekaranglah daki disini demi dirimuhh kak novita .........
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Pesugihan Genderuwo

Pesugihan Genderuwo

Matanya kosong, melihat ke depan dengan pandangan yang kosong, seolah tak bisa menerima kenyataan pahit ini. "Ki, aku nggak tahu harus bagaimana lagi. Aku terjebak. Aku hanya ingin menikmati hidupku. Kenapa semua ini harus terjadi?" suaranya terdengar putus asa, penuh keputusasaan.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai pandangan kosong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status