Perjanjian Leluhur
"Pangeran itu biasanya naik Lamborghini, Bugatti, Ferarri, bukan memanggul pacul."
Dewi Anjani menoleh ke arah Gentong Ketawa, dan bertanya, "Kau juga tidak percaya, Gentong?"
Gentong Ketawa terpaksa tersenyum melihat bola mata yang menawan itu sedikit berawan.
"Tentu saja hamba percaya pada tuan puteri," jawabnya. "Bagaimana rupa sang pangeran, apakah sangat tampan?"
"Itulah yang membuat aku penasaran," keluh Dewi Anjani muram. "Aku melihat dari belakang, jadi tidak tahu persis bagaimana rupanya."
Bab Populer