Cinta Tiga Bidadari
"Sayang, kita tidak perlu terlalu kaku seperti itu. Nabi saja selalu mengunjungi istri-istrinya setiap hari, mengajaknya bicara, meskipun beliau hanya bermalam di tempat istri yang sedang dalam gilirannya."
"Itu Nabi, Bang, bukan Abang. Istri-istri Abang juga bukan ummahat, Ummul mukminin. Kami ini wanita biasa yang memiliki rasa cemburu. Memangnya Abang tidak mengambil pelajaran dari masalah rumah tangga kita sebelumnya? Bagaimana Yasmin cemburu sama Adek, iya kan?" ungkap Azizah. Suaranya meninggi.
Perempuan itu bangkit dari posisi berbaring, lantas duduk bersandar di sofa. Hafiz lantas duduk di sisinya, meraih kepala mungil itu dan meletakkan di bahunya.
Bab Populer