Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Suhu tubuh Tania di luar batas yang normal. “Ta … kamu sakit?” Gumaman halus keluar dari mulut Tania sebagai respon untuk pertanyaan Gatra. Perlahan kelopak mata perempuan itu pun terbuka. “Badanmu panas, Ta. Apa yang kamu rasain sekarang?” Gatra menanyakannya ketika mata Tania terbuka namun sorotnya begitu redup. “Kepalaku berat, Gat. Kakiku susah digerakkan, dan ini juga berasa sakit banget,” jawab Tania lirih sambil mengarahkan tangannya menyentuh Miss V.
10171.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai pantat gatal
Baca
+Pustaka
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

"Ide apa lagi, sayang? Kamu sudah membuatku gila hari ini." Sisca tersipu, tapi dia tidak mundur. Setelah istirahat sejenak, dia menawarkan sesuatu yang selama ini hanya ada dalam pikirannya: persetubuhan lewat pantat. Itu adalah sesuatu yang tidak pernah dia lakukan sebelumnya, karena takut akan rasa sakitnya yang sering diceritakan teman-temannya. Bayangan tentang ketidaknyamanan, ketakutan akan robekan atau rasa perih yang tak tertahankan, selalu membuatnya ragu.
938.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai pantat gatal
Baca
+Pustaka
Ditinggalkan Karena Burik

Ditinggalkan Karena Burik

Aku langsung terkejut begitu melihat ada bercak kemerahan dengan gatal yang luar biasa, bahkan kini kemerahannya sudah menyebar sampai ke bagian pinggul. Berusaha tenang, aku mengguyurnya dengan air hangat yang segera kunyalakan dari lewat kran. Membutuhkan waktu lama rasa gatal itu sedikit reda. Sepertinya aku harus segera pergi ke dokter untuk memeriksanya, batinku. ******
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai pantat gatal
Baca
+Pustaka
Mas Ganteng

Mas Ganteng

Membuatnya langsung melepas ikat pinggang dan celananya, membebaskan bukti gairah yang ingin berlabuh. Lagi-lagi Gerta menelan ludah melihat pemandangan erotis itu untuk pertama kalinya. Jantungnya semakin bergemuruh bersamaan dengan deru napasnya karena gugup. Rumi membuka lebar kedua kaki yang terlentang di hadapannya. Kemudian merangkak dan tenggelam di antaranya. Setelahnya membelai lembut wajah ayu yang penuh dengan peluh itu. “Aku udah boleh meminta hakku ‘kan?”
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai pantat gatal
Baca
+Pustaka
Jodoh Dadakan Wasiat dari Ayah

Jodoh Dadakan Wasiat dari Ayah

"Aaa …!" Brukh! "Astaga, pantat mulus gue!" Veline merintih kesakitan ketika ia terpeleset dan pantatnya terlebih dulu yang mencium tanah. Ia mengelus pinggulnya yang terasa nyeri. Dengan susah payah, ia berusaha berdiri, sambil mengibaskan seragam dan membersihkan tangan yang penuh debu.
1019.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 789 kali sebagai pantat gatal
Baca
+Pustaka
Pantaskah Surga Untuknya?

Pantaskah Surga Untuknya?

Punggungnya terasa ngilu, bahunya memar. Nurlaela yang baru keluar dari kamar mendapati suaminya terkulai di kursi, wajahnya pucat, tubuhnya kaku menahan sakit. Tanpa berkata-kata, ia masuk kembali mengambil air hangat dan alat P3K. Dengan tangan gemetar, tapi lembut, ia mengompres bahu Ahmad. Wajahnya cemas. Namun, ia tetap tenang melakukannya dengan penuh taksim.
10820 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai pantat gatal
Baca
+Pustaka
SUAMIKU CEO BUTA

SUAMIKU CEO BUTA

Titah ku padanya dan dia hanya menganggukan kepala. "Hey pantat mu itu jangan geyal geyol, kau kira ini dangdut. Kaki mu saja yang bergerak." "Aku tidak geyal geyol!" kilahnya. "Nah nah itu apa? Cepat hentikan geyolan mu itu." Ku tepuk pantatnya agar berhenti. "Ya lalu bagaimana? Pantatku ini tidak bisa berhenti. Kau jangan memegang pantatku dasar 21+" Ucapnya di depan wajahku.
9.711.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai pantat gatal
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

“Tadi waktu Mas pulang kantor. Zayyan memang sedang menangis. Tapi menurut Kirana karena Zayyan sakit perut. Pup terus.” Zayyan bereaksi, sepertinya anak ini sudah selesai pup dan mulai risih. “Sudah pupnya, Nak?” Kubersihkan pelan-pelan pantat anak ini. Khawatir sudah ada iritasi di sana. Benar saja, dia menggeliat-geliat. Aku lalu menggendongnya keluar toilet.
9.379.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai pantat gatal
Baca
+Pustaka
Jebakan Bidadari Rumah Sakit

Jebakan Bidadari Rumah Sakit

Saat memelukku, telapak tangannya melintasi dadaku dan menimbulkan goyangan pada dadaku. Saat ini, kulit kami bersentuhan. Aku makin bisa merasakan suhu tubuhnya dan mulai membayangkan sensasi benda keras yang menekan dari bawah. “Gimana nih? Kakiku lumayan sakit.” Aku duduk di pahanya dan sengaja menggerakkan pantatku. Mendengar hal ini, Marto mengecek ototku dengan tangan besarnya.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai pantat gatal
Baca
+Pustaka
Jodi Ruman

Jodi Ruman

Afi lupa kalau tubuhnya saat ini masih setengah telanjang. “Sakit banget, ya?” tanya Afi dengan kekhawatiran level wahid. “Pakai nanya lagi. Menurut kamu aja.” Egi mendesis kesakitan. Kali ini dia mengangkat panggul dan mengusap pantat. “Duh, tulang panggul saya kayaknya pantah dua, nih,” keluhnya. “Kalau gitu kita ke rumah sakit, ya.”
8.716.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai pantat gatal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status