Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Shalaff The Magic Of Prayer

Shalaff The Magic Of Prayer

ucapku sambil tertawa setelah melihatnya berjalan ingin mendekati, lalu tiba-tiba berputar balik, kenapa? Santi malah terkekeh. " Terkadang aku bingung mau melakukan apa Put. Padahal aku tadi udah tau mau ngapain, entahlah kenapa jadi tiba-tiba lupa begini." Aku hanya tertawa melihat tingkahnya. "Eh Put, aku jadi santri rajin amat ya. Padahal aku juga bukan panitia, eh ikut datang awal, Haha. " Kini dia bicara sambil mengeluarkan lagak sombongnya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai pantun santri bikin baper
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Insiden mengerikan terjadi tepat di pesantren yang ia bina. Dalam hal ini pasti semua orang akan menyalahkan pihak civitas akademika pesantren dan jajarannya yang tak becus mendidik para santrinya. Namun tiba-tiba terdengar suara orang yang bernyanyi menggunakan TOA, memecah pikiran semua orang termasuk santriwati yang memiliki suicide obsession (keinginan bunuh diri). “Seperti mati lampu ya Sayang, seperti mati lampu! Cintaku padamu ya Sayang bagai malam tiada berlalu!!!”
10146.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai pantun santri bikin baper
Baca
+Pustaka
Disia-siakan Suami, Diratukan CEO Tampan

Disia-siakan Suami, Diratukan CEO Tampan

tanya Nada menatap Rani dalam. Perempuan berhidung pesek tersebut menggelengkan kepalanya. "Emangnya mereka siapa?" tanyanya penasaran. "Mereka itu santri paling famous di sini, banyak santriwati yang terpesona dengan ketampanan dan kepintaran mereka apalagi Gus Zizan, selain dia anak pemilik Pesantren ini, ia juga hafidz qur'an dan sangat paham agama, mereka sangat humble dan terkadang tingkah random mereka membuat siapapun yang didekatnya selalu tertawa," jelas Nada yang sangat antusias menemceritakan tentang mereka kepada Rani.
9.95.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai pantun santri bikin baper
Baca
+Pustaka
Pendekar Golok Melasa Kepappang

Pendekar Golok Melasa Kepappang

"Hahaha...kau benar Aditya! Akupun tak menyangka penyamaran kita begitu sempurna! Bayangkan, kita berdua mampu menembus sampai ke jantung Sriwijaya!" "Aku setuju! Tugas kita dibantu oleh ketamakan Rajaputra Aruna yang bodoh itu haha...! Entah apa nasibnya kini?" "Aih...Aditya, kukira aku punya pantun yang pas untuk Rajaputra Aruna! Coba kau dengar pantunku ini ya!" "Kayu jati di atas batu Sudah diikat dibawa pulang Budaya dunia memang begitu Benda yang buruk memang terbuang"
1019.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 688 kali sebagai pantun santri bikin baper
Baca
+Pustaka
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

Umpat Imaz dalam hati. Kegiatan berada di pesantren memang sederhana. Tertawa membahas gebetan. Sok-sok akting membahas bullian. Karena Imaz santri baru, mereka belum berani membully. Sudah menjadi ritual santri saling membully bukan untuk saling membenci melainkan saling melengkapi. Kesederhanaan dalam kebersamaan.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai pantun santri bikin baper
Baca
+Pustaka
menjadi yang kedua

menjadi yang kedua

Jadi, untuk menghemat tempat dan waktu juga, maka lebih baik di satukan saja. Dahulu, bagi nur jam segini serasa surga bagi nya. Dia bisa melempar canda dengan kawan sekamar, sembari kadang membahas pelajaran besok, atau malah terkadang pembahasan bisa kemana, mana. Misal saja, mengenai santri putra yang memiliki suara indah saat melantun kan sholawat di masjid, atau tentang santri putri yang memiliki jemuran di belakang yang berminggu Minggu tak pernah di ambil, atau kadang berbicara tentang tingkah santri baru yang lucu dan polos. Memang hanya pembahasan receh, namun lumayan lah untuk melepas penat setelah seharian berjibaku dengan seabrek kegiatan. Tangan nur dengan lincah mengolah bahan
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai pantun santri bikin baper
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Dini banjir tepuk tangan yang sangat meriah. Penampilan yang terakhir, di tutup dengan pembacaan puisi berantai oleh Fatiya, Puput dan Laura. Perwakilan kamar dua ratus tujuh belas. Gerak tubuh, mimik muka dan pembawaannya yang gokil, bikin mahasantri lantai tiga saling lempar tawa. Kuli Bangunan, Penjual Burung, dan Pemuja Wanita Kuli Bangunan : Aku adalah seorang kuli bangunan...
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai pantun santri bikin baper
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Serius? Saya tadi cuma… bingung.” Kinanti menghela napas lega, matanya seperti baru saja selamat dari ujian sekolah. Pandu langsung merangkul Panca dari belakang. “Ayo, bikin bingung lagi sambil ngopi. Talent berbakat harus dijamu!” Tawa pecah. Andra dan Rivan di sudut ruangan bertepuk tangan seperti dua pelatih tinju yang melihat petinju amatir menang KO karena kebetulan tepat pukulan.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 442 kali sebagai pantun santri bikin baper
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Pedagang menjajakan dagangannya dengan suara merdu, berteriak dan dengan cara santai. "Semuanya harus melihat buku cerita popular keluaran terbaru.... <<EX 5 : Love Business>>" "Tuan Muda, kemarilah, ada banyak gadis di 'Drunken Spring House', ayo singgahlah sebentar croot, langsung pulang atau mau terus juga boleh...!"
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai pantun santri bikin baper
Baca
+Pustaka
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Dia menghela napas dalam-dalam, dan rasa kesepian serta kesedihan terpancar di matanya. "Jika anak ini lahir di Bumi, dia pasti akan menjadi pangeran yang melankolis dan flamboyan..." Lin Yang mengeluh. Tak lama kemudian, semua kontestan naik ke panggung untuk membacakan puisi dan menggubah lirik, tetapi sebagian besar hasilnya biasa-biasa saja, dan beberapa bahkan mempermalukan diri sendiri. Apa maksud dari pepatah, "Sekumpulan ayam panggang terbang ke selatan, dan dua bebek panggang menuju ke utara"?
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai pantun santri bikin baper
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status